Lions Club Indonesia Gandeng Special Olympics, Dukungan untuk 922 Atlet Pesonas NTT
Lions Club Indonesia Gandeng Special Olympics, Dukungan untuk 922 Atlet Pesonas NTT
MARKNEWS.ID, BANDUNG — Lions Club Indonesia (LCI) menggandeng Special Olympics Indonesia (SOIna) dalam Konvensi Tahunan ke-50 LCI di Bandung, Kamis, 7 Mei 2026. Dalam forum yang dihadiri anggota Lions Club dari berbagai daerah itu, SOIna diberi ruang untuk menggalang dukungan bagi atlet-atlet difabel yang akan berlaga pada Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan World Summer Games 2027 di Chile.
Ketua Panitia Penggalangan Dukungan SOIna, Gatot Prihandono, mengatakan kebutuhan pembiayaan atlet masih menjadi persoalan utama menjelang pelaksanaan Pesonas. Hingga kini, tercatat 1.371 delegasi dari 23 provinsi telah mendaftar, termasuk 922 atlet special olympics. Namun kemampuan fasilitasi yang tersedia baru menjangkau sekitar 500 atlet.
“Kami mencari dukungan agar seluruh atlet yang mendaftar bisa difasilitasi untuk bertanding. Ini membutuhkan kepedulian banyak pihak,” kata Gatot dalam kegiatan tersebut.
Dalam sesi Pinning Ceremony, SOIna juga melelang dua kain tenun ikat asal Pulau Rote dan Pulau Sumba serta sebuah lukisan karya atlet Special Olympics, Christian Sitompul. Dari empat objek yang dilelang, tiga di antaranya berhasil terjual untuk mendukung pembiayaan atlet.
Menurut Gatot, kesempatan yang diberikan Lions Club menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap atlet difabel. Ia berharap dukungan serupa dapat datang dari berbagai elemen masyarakat agar atlet special olympics memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan dan prestasi mereka di tingkat nasional maupun internasional.
Board of Trustee Lions Club Indonesia, Eveline N. Chandra, mengatakan perhatian terhadap penyandang disabilitas telah menjadi bagian dari komitmen Lions Clubs International Foundation (LCIF) sejak penandatanganan nota kesepahaman dengan Special Olympics pada 2004. Kerja sama itu diwakili LCIF Chairperson Fabrizio Oliveira dan Dr. Timothy Shriver, keponakan Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy.
“Di Indonesia, kerja sama itu ditindaklanjuti dengan berbagai dukungan terhadap atlet special olympics, termasuk kompetisi sepak bola dan renang,” ujar Eveline yang didampingi PDG Wang Tjie Hoa.
Ia mengatakan LCI memiliki divisi khusus yang menangani Special Olympics melalui Komite Special Olympics MD 307. Menurut dia, para atlet difabel perlu mendapat dukungan luas karena mereka juga mampu mengharumkan nama Indonesia lewat prestasi olahraga.
Selain pelayanan terhadap penyandang disabilitas, Eveline mengatakan Lions Club Indonesia saat ini fokus pada delapan bidang layanan, yakni kanker anak, diabetes, kelaparan, kesehatan mata, lingkungan, pemuda, kebencanaan, dan kemanusiaan. Organisasi itu juga mengelola rumah singgah bagi anak penderita kanker di kawasan Tomang, Jakarta Pusat.
Konvensi Tahunan ke-50 Lions Club Indonesia di Bandung turut diisi dengan agenda pemilihan kepengurusan baru, workshop, bazar, bakti sosial, dan pinning ceremony. Peserta konvensi berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
“Konvensi ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan pelayanan sosial sesuai bidang layanan Lions Club,” kata Eveline.











