Jelang Ramadhan, Komas Pulihkan Akses Air Bersih di Aceh Tamiang
Jelang Ramadhan, Komunitas Masyarakat Santri Pulihkan Akses Air Bersih di Aceh Tamiang
Marknews.id — Di tengah dampak banjir yang belum sepenuhnya pulih, Komunitas Masyarakat Santri (Komas) bergerak senyap namun berdampak nyata. Sejak 25 Januari 2026, para relawan santri ini mengebut pemulihan akses air bersih bagi warga Aceh Tamiang, Aceh, menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Aksi kemanusiaan tersebut difokuskan pada tiga titik krusial, yakni Desa Sampoima dan Desa Tualang Baro di Kecamatan Manyak Payed, serta Desa Padang Langgis di Kecamatan Seruway. Ketiga wilayah ini terdampak cukup parah akibat banjir, yang menyebabkan sumur warga tertutup lumpur dan tidak lagi layak digunakan.
Di bawah koordinasi Ustadz Ahmad Jainuri, tim Komas turun langsung ke lapangan melakukan normalisasi sumur-sumur warga. Lumpur pekat dibersihkan, galian sumur diperdalam, dan sumber air diperbaiki agar kembali menghasilkan air yang jernih dan aman untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kami berpacu dengan waktu. Harapannya, warga bisa menyambut Ramadhan dengan tenang. Air bersih sangat vital, bukan hanya untuk konsumsi, tapi juga untuk bersuci dan keperluan ibadah,” ujar Ustadz Ahmad Jainuri di sela kegiatan.
Tak hanya memulihkan sumur lama, Komas juga membangun sumur bor baru sebagai solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih dan sanitasi warga. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat terhadap krisis serupa di masa mendatang.
Kehadiran para relawan santri tersebut disambut haru oleh warga. Sinergi antara keahlian teknis, semangat gotong royong, dan nilai pengabdian khas pesantren menjadi kekuatan utama gerakan ini.
Upaya Komas menjadi penegas bahwa kepedulian yang terorganisir dapat menghadirkan perubahan nyata. Seperti air yang kembali mengalir jernih ke rumah-rumah warga, harapan pun perlahan tundekat.mbuh di Aceh Tamiang—tepat saat Ramadhan kian mendekat.











