Lewat Media Gathering, Bea Cukai Jogja Siapkan Layanan Humanis untuk Haji 2026
MARKNEWS.ID, SLEMAN – Bea Cukai Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan insan pers sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Media Gathering yang digelar Selasa (20/1/2026) pagi, di Sleman, dengan melibatkan perwakilan media cetak, elektronik, dan daring.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang dialog terbuka antara Bea Cukai dan media mengenai capaian kinerja, tantangan pengawasan, serta arah kebijakan strategis ke depan. Melalui forum ini, Bea Cukai Jogja berupaya memastikan informasi yang disampaikan ke publik berjalan akurat, seimbang, dan mudah dipahami masyarakat.
Pelaksana Harian Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Imam Sarjono, menjelaskan bahwa sepanjang 2025 pihaknya menjalankan empat peran utama, yakni sebagai revenue collector, community protector, trade facilitator, dan industrial assistance. Dari sisi penerimaan negara, Bea Cukai Yogyakarta mencatat realisasi sebesar Rp858,98 miliar atau 106,97 persen dari target Rp803 miliar.
Capaian tersebut, menurut Imam, merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan di Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk pelaku usaha dan dukungan publik. “Realisasi penerimaan ini tidak berdiri sendiri, melainkan ditopang oleh kolaborasi yang baik serta kepatuhan pengguna jasa kepabeanan dan cukai,” ujarnya.
Selain penerimaan negara, fungsi pengawasan juga menjadi perhatian serius. Sepanjang 2025, Bea Cukai Yogyakarta melakukan 217 penindakan terhadap berbagai pelanggaran, mulai dari rokok ilegal, minuman mengandung etil alkohol, hingga narkotika dan barang terlarang lainnya. Salah satu penindakan terbesar adalah pengungkapan narkotika dengan modus sabu cair yang disamarkan dalam tisu basah serta upaya penyelundupan dengan cara ditelan.
Memasuki 2026, fokus Bea Cukai Yogyakarta diarahkan pada pelayanan kepabeanan dan cukai untuk mendukung kelancaran ibadah haji. Pemeriksaan barang bawaan jemaah, baik saat keberangkatan maupun kepulangan, akan dilakukan dengan mengedepankan kepastian layanan, kecepatan proses, dan pendekatan yang humanis.
“Pelayanan haji tahun 2026 menjadi fokus kami. Bea Cukai Yogyakarta siap mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji dengan memastikan pelayanan yang cepat, transparan, dan sesuai ketentuan, serta tetap mengutamakan kenyamanan jemaah,” kata Imam.
Melalui Media Gathering ini, Bea Cukai Yogyakarta berharap hubungan kemitraan dengan media dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik. Peran media dinilai strategis dalam menyebarkan informasi yang edukatif, sekaligus menjembatani pemahaman masyarakat terhadap tugas dan fungsi Bea Cukai dalam menjaga penerimaan negara dan melindungi masyarakat.









