KAI Daop 5 Perkuat Jalur dan Infrastruktur Rel Menjelang Nataru 2025/2026
Marknews.id – Upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api di wilayah lintas selatan Jawa terus digencarkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto. Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, berbagai pekerjaan penggantian prasarana vital dirampungkan untuk memastikan kelancaran operasional.
Data terbaru hingga Jumat (12/12) mencatat peningkatan signifikan pada sejumlah titik jalur. Total 7.000 meter rel telah diganti, disusul pergantian 430 batang bantalan beton dan pemasangan 18 unit wesel baru di lintasan yang masuk wilayah Daop 5.
Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Imanuel Setya Budi Harwanto, menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan.
“Fokus utama kami adalah memastikan jalur tetap stabil dan mampu mendukung operasional secara optimal. Pemeliharaan yang kami lakukan bukan hanya memperbaiki, tetapi juga mencegah potensi gangguan sehingga perjalanan pelanggan dapat berlangsung lebih aman,” ujar Imanuel.
Pekerjaan peningkatan prasarana ini tersebar di berbagai resor seperti Langen, Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen, Sidareja, hingga Kutoarjo. Selain pembaruan rel dan wesel, tim teknis Daop 5 juga menjalankan perawatan rutin yang meliputi pemeriksaan struktur jalan rel, pengecekan jembatan, serta pemeliharaan fasilitas pendukung lainnya.
Upaya teknis tersebut diimbangi dengan imbauan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta. Imanuel menyampaikan pentingnya peran warga dalam menjaga keamanan kawasan rel.
“Kami mengajak masyarakat agar selalu mematuhi aturan di perlintasan, menghindari aktivitas di jalur rel, serta ikut menjaga lingkungan sekitar jalur. Kolaborasi ini sangat penting untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan,” tutupnya.
Dengan rampungnya pekerjaan peningkatan jalur tersebut, KAI Daop 5 Purwokerto memastikan kesiapan operasional menghadapi lonjakan mobilitas penumpang selama periode Nataru. Transportasi yang lebih aman, andal, dan nyaman diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat di masa libur akhir tahun.











