Beranda Berita Utama Jaga Mutu Operasional, KAI Daop 5 Perbarui Wesel di Lintas Selatan
Berita Utama

Jaga Mutu Operasional, KAI Daop 5 Perbarui Wesel di Lintas Selatan

MARKNEWS.ID, PURWOKERTO — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto memulai rangkaian pembaruan prasarana penting di jalur kereta api lintas selatan Jawa. Pada Rabu (26/11), tim teknik melakukan penggantian wesel bernomor 311B di Stasiun Meluwung. Kegiatan serupa dijadwalkan berlanjut pada Kamis (27/11) di Stasiun Gandrungmangun.

Langkah ini menjadi bagian dari program peningkatan keselamatan dan keandalan jalur, terutama pada titik-titik yang berfungsi mengatur perpindahan kereta dari satu jalur ke jalur lainnya. Penggantian wesel dipilih sebagai prioritas karena komponen ini memiliki tingkat keausan tinggi dan menjadi salah satu penentu kelancaran operasi harian.

Sebelum pekerjaan dimulai, KAI Daop 5 melakukan serangkaian persiapan teknis. Tim lapangan mengecek material, menyelaraskan kesiapan peralatan, dan meninjau ulang rencana pola operasi. Setiap proses penggantian diperkirakan memakan waktu sekitar tiga jam. Durasi tersebut telah masuk dalam skema pengaturan perjalanan agar tidak berdampak besar terhadap jadwal kereta yang melintas.

Di sisi operasional, KAI menegaskan pekerjaan ini merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas jalur sekaligus memperkuat performa perjalanan. Meski begitu, perusahaan tetap mengantisipasi adanya potensi keterlambatan, khususnya bagi rangkaian yang bergerak menuju maupun dari arah Bandung. Penyesuaian jadwal dan pengawasan intensif di lapangan disiapkan untuk mereduksi gangguan selama proses berlangsung.

“KAI Daop 5 memastikan bahwa seluruh proses penggantian wesel dilakukan sesuai standar keselamatan. Kami terus mengupayakan agar perjalanan kereta api tetap berjalan lancar, sekaligus menjaga kualitas prasarana demi kenyamanan dan keselamatan pelanggan,” ujar Imanuel Setya Budi Harwanto, Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto.

KAI mengapresiasi dukungan dan pengertian masyarakat terhadap proses peningkatan prasarana ini. Pembaruan tersebut diharapkan memperkuat keandalan layanan sekaligus menekan risiko gangguan perjalanan di masa mendatang.

Sebelumnya

Dorong Standar Keselamatan Nasional, KAI Daop 5 dan Basarnas Resmikan Kerja Sama Operasional

Selanjutnya

KAI Daop 6 Yogyakarta Sediakan 391 Ribu Kursi untuk Libur Nataru 2025/2026, Tiket Laris 21 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement