Mahasiswa KKN UGM Angkat Potensi Mandeh
MARKNEWS.ID , YOGYAKARTA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menutup rangkaian pengabdian mereka di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dengan menggelar Festival Menoreh Mandeh, Jumat (1/8/2025) di kawasan Pantai Paku, Nagari Mandeh.
Festival ini menjadi momentum simbolik berakhirnya kegiatan KKN yang telah berlangsung selama beberapa pekan di dua nagari, yakni Nagari Mandeh dan Sungai Nyalo. Penutupan secara resmi dilakukan melalui penyalaan obor oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Prof. Deendarlianto, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesisir Selatan, Mawardi Roska.
Dalam sambutannya, Mawardi menyampaikan apresiasi kepada UGM atas komitmennya menjadikan wilayah Mandeh dan Sungai Nyalo sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Ia berharap kolaborasi serupa bisa kembali terjalin di tahun-tahun mendatang.
Tak hanya itu, Sekda juga menyoroti salah satu program unggulan yang diusung mahasiswa, yakni penanaman terumbu karang. Menurutnya, langkah tersebut merupakan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem laut.
“Dalam setahun, terumbu karang akan tumbuh dan paling panjang sekitar setahun 3 cm, sehingga perlu kita jaga untuk membangun harmonisasi dengan alam,” ujarnya.
Festival Menoreh Mandeh juga turut dihadiri oleh perwakilan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Krisdyan Widagdo Adhi atau akrab disapa Dodo. Dalam keterangannya, Dodo menegaskan komitmen PGN dalam mendukung program pengabdian masyarakat yang digagas mahasiswa.
“Mahasiswa KKN belajar untuk memberi solusi nyata bagi masyarakat. Potensi Mandeh dari pantai dan kebudayaannya bisa menjadi tujuan destinasi utama sehingga meningkatkan ekonomi warga,” katanya.
Dodo juga menambahkan bahwa PGN sebagai BUMN memiliki perhatian besar terhadap isu pendidikan, pelestarian lingkungan, hingga penguatan UMKM di berbagai daerah, termasuk wilayah pesisir.
“Kami siap berkolaborasi. Asal kita bisa memberi manfaat dan solusi. Ke depan bisa menjadi partner manfaat apalagi bagi Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, Kormanit KKN-PPM UGM unit Mandeh Menoreh, Raditya Affandi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh masyarakat setempat selama pelaksanaan program kerja mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih para perangkat nagari dan seluruh lapisan pemuda dan pemudi yang sudah menerima dan membimbing kami untuk belajar dan tidak bosan-bosan membersamai selama kegiatan KKN ini,” ungkapnya.
Program KKN UGM di wilayah pesisir ini tak hanya menghadirkan manfaat nyata dalam bentuk fisik seperti konservasi dan pemberdayaan ekonomi, namun juga memperkuat relasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, sektor industri, dan masyarakat lokal dalam membangun Indonesia dari pinggiran.











