Beranda Berita Utama Eko Suwanto Usulkan Satgas Khusus untuk Tangani Kejahatan Anak Usia Sekolah di DIY
Berita Utama

Eko Suwanto Usulkan Satgas Khusus untuk Tangani Kejahatan Anak Usia Sekolah di DIY

MAKRNEWS.ID, YOGYAKARTA – Meningkatnya kasus kejahatan jalanan yang melibatkan anak usia sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong perlunya langkah penanganan yang lebih terintegrasi. Pemerintah daerah dinilai perlu memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan masyarakat untuk mencegah terulangnya tindak kekerasan yang telah menimbulkan korban jiwa.

Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, menilai fenomena kejahatan jalanan yang belakangan terjadi tidak lagi dapat dipandang sebagai pelanggaran biasa. Menurutnya, tingkat kekerasan yang terjadi serta dampak yang ditimbulkan menjadikan persoalan tersebut sebagai kejahatan luar biasa yang memerlukan penanganan lintas sektor.

“Ini sudah bukan lagi kejahatan jalanan biasa. Sudah menjadi kejahatan luar biasa karena mengakibatkan korban meninggal dunia dan tindakan kekerasannya sangat brutal. Pemda harus bersinergi dengan Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan masyarakat baik dalam aspek pencegahan, penegakan hukum maupun rehabilitasi guna memastikan kejahatan luar biasa anak usia sekolah ini tidak terjadi lagi,” kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY, Senin (1/6/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya perhatian publik terhadap sejumlah kasus kejahatan jalanan yang melibatkan pelajar. Eko menekankan bahwa langkah cepat pemerintah daerah menjadi kebutuhan mendesak, termasuk melakukan evaluasi terhadap sistem pendidikan dan lingkungan sosial yang memengaruhi pembentukan karakter generasi muda.

Sebagai anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemda DIY, Eko mengungkapkan sejumlah rekomendasi yang perlu segera diwujudkan guna menekan angka kejahatan di kalangan anak usia sekolah.

Salah satu usulan utama adalah pembentukan satuan tugas khusus yang melibatkan berbagai unsur untuk menangani persoalan tersebut secara komprehensif. Satgas tidak hanya bertugas melakukan penanganan ketika tindak kejahatan terjadi, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan melalui keluarga dan lingkungan sosial.

Menurut Eko, ketahanan keluarga menjadi faktor penting dalam mencegah anak terjerumus dalam perilaku kriminal. Dukungan terhadap kondisi ekonomi keluarga juga dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah.

“Keluarga harus diperkuat. Kalau orang tuanya mengalami kesulitan pekerjaan, perlu dibantu. Kalau ada persoalan ekonomi, perlu dicarikan solusi agar anak-anak tidak tumbuh dalam lingkungan yang rentan. Salah satu hal yang bisa dikerjakan adalah Sinau Pancasila bagi Pelajar di DIY, baik disekolah maupun dirumah. Agar anak didik dibekali budi pekerti luhur, selain ilmu pengetahuan,” tambah Eko Suwanto usai Upacara Harlah Pancasila di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta.

Selain penguatan keluarga, Eko juga menyoroti pentingnya menjaga akses pendidikan bagi seluruh pelajar. Ia menyebut Pemerintah Daerah DIY telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp196 miliar untuk mendukung pendidikan tingkat SMA dan SMK Negeri, termasuk pemberian hibah Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) bagi SMA, SMK, dan MA swasta.

Sementara itu, Pemerintah Kota Yogyakarta turut mengalokasikan sekitar Rp43,8 miliar untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah.

Menurut Eko, keberlanjutan pendidikan menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus mengurangi potensi keterlibatan pelajar dalam berbagai tindakan yang melanggar hukum.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa upaya pencegahan harus berjalan seiring dengan penegakan hukum yang tegas. Aparat penegak hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan hingga pengadilan, diminta menerapkan sanksi secara terukur sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat, Eko berharap kasus kejahatan yang melibatkan anak usia sekolah dapat ditekan sehingga lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda dapat terwujud di DIY.

Sebelumnya

Didukung 80 Persen Daerah, La Ode Safiul Akbar Kian Kokoh Menuju Kursi Ketua Umum Kosgoro 1957

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement