Ribuan Mahasiswa UGM Terjun ke Daerah Lewat KKN-PPM Periode 4 Tahun 2025
Marknews.id – Universitas Gadjah Mada kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif hadir di tengah masyarakat melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat atau KKN-PPM Periode 4 Tahun 2025. Program pengabdian ini resmi berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 7 Februari 2026 dengan melibatkan ribuan mahasiswa lintas disiplin ilmu.
Pelaksanaan KKN-PPM Periode 4 diawali dengan upacara penerjunan yang digelar pada 19 Desember 2025 di Gedung Olahraga Nusantara UGM. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pengabdian mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus momentum konsolidasi antara kampus, mahasiswa, dosen, dan mitra kerja sama.
Dalam laporan pelaksanaan yang disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, Dr. Arie Sudjito, jumlah peserta KKN-PPM Periode 4 mencapai 1.044 mahasiswa. Mereka tergabung dalam 40 unit KKN yang disebar ke 10 provinsi, mencakup 24 kabupaten dan 39 kecamatan. Sebaran wilayah ini menunjukkan komitmen UGM untuk menjangkau daerah dengan beragam karakter sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Tidak hanya melibatkan civitas akademika, program KKN-PPM Periode 4 juga didukung oleh 23 mitra kolaborasi yang berasal dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta mitra strategis lainnya. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting agar program yang dijalankan mahasiswa dapat selaras dengan kebutuhan riil masyarakat dan agenda pembangunan daerah.
Tema besar yang diusung pada periode ini adalah “Kedaulatan Pangan dan Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan”. Tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap tantangan global dan nasional, mulai dari ketahanan pangan, perubahan iklim, hingga pengelolaan sumber daya alam. Melalui tema ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya melakukan kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan di tingkat lokal.
Upacara penerjunan KKN-PPM UGM dihadiri jajaran pimpinan universitas, perwakilan fakultas dan sekolah, para Koordinator Wilayah, Dosen Pembimbing Lapangan, serta mitra kerja sama. Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., yang menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini juga menghadirkan Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, yang memberikan pengarahan langsung kepada para peserta. Kehadiran Menteri Transmigrasi memperkuat pesan bahwa program KKN memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan wilayah, termasuk kawasan transmigrasi dan daerah berkembang.
Prosesi penerjunan ditandai dengan penerjunan resmi mahasiswa, Koordinator Wilayah, dan Dosen Pembimbing Lapangan oleh pimpinan universitas bersama Menteri Transmigrasi. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyematan atribut secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa, DPL, dan Korwil sebagai tanda kesiapan menjalankan tugas pengabdian.
Melalui KKN-PPM Periode 4 Tahun 2025, UGM berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar kampus, tetapi juga mampu membangun relasi yang kuat dengan masyarakat serta meninggalkan dampak nyata. Program ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran bersama yang mendorong lahirnya inovasi sosial, khususnya dalam memperkuat kedaulatan pangan dan menjaga keberlanjutan lingkungan di berbagai pelosok negeri.











