Paduan Suara Universitas Atmajaya Meriahkan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Stasiun Yogyakarta
MARKNEWS.ID – Suasana berbeda menyambut para pelanggan kereta api di Stasiun Yogyakarta pada peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6). Untuk pertama kalinya, KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menghadirkan penampilan paduan suara secara langsung saat menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya bersama para penumpang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI Daop 6 Yogyakarta dalam menghadirkan pengalaman yang lebih berkesan bagi pelanggan, khususnya selama momen libur panjang akhir pekan atau long weekend di Kota Yogyakarta.
Biasanya, ajakan menyanyikan Lagu Indonesia Raya di stasiun dilakukan dengan iringan audio musik. Namun pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, KAI Daop 6 menggandeng Paduan Suara Universitas Atmajaya untuk memberikan nuansa yang berbeda. Kelompok paduan suara tersebut dikenal sebagai salah satu paduan suara berprestasi di Yogyakarta.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut menjadi pengalaman perdana yang dilakukan di wilayah operasional KAI Daop 6.
“Untuk pertama kalinya di Daop 6 Yogyakarta, kami menghadirkan paduan suara secara langsung dalam momen menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Bersama paduan suara, kami mengajak para pelanggan untuk menyanyikan Lagu Indonesia Raya secara khidmat. Selain untuk menambah rasa cinta tanah air khususnya dalam momen peringatan Hari Lahir Pancasila, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan experience atau pengalaman yang berkesan, unik, dan menghibur bagi para pelanggan kereta api.”
Tidak hanya membawakan Lagu Indonesia Raya, Paduan Suara Universitas Atmajaya juga turut menampilkan sejumlah lagu populer daerah maupun nasional untuk menghibur pelanggan yang sedang menunggu keberangkatan maupun tiba di stasiun.
Melalui kegiatan tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta juga ingin memperluas ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan komunitas seni.
“Kolaborasi ini juga sebagai upaya dan dukungan KAI Daop 6 Yogyakarta untuk membuka ruang kolaborasi dengan bidang akademisi dan para komunitas khususnya di bidang seni, budaya, dan edukasi. Stasiun hadir tidak hanya sebagai tempat naik dan turun pelanggan, tapi juga sebagai ruang kolaborasi bagi berbagai komunitas seni, budaya, dan edukasi,” ujar Feni.
Menurutnya, stasiun tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga dapat menjadi ruang publik yang menghadirkan aktivitas positif dan bernilai edukatif bagi masyarakat.
Kehadiran paduan suara di tengah aktivitas perjalanan kereta api tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih hangat sekaligus memperkuat semangat kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi para pelanggan yang menghabiskan masa libur panjang di Yogyakarta dengan menggunakan transportasi kereta api.










