Deretan Band Metal Dunia dan Legenda Lokal Ramaikan JogjaROCKarta 2025
Marknews.id – JogjaROCKarta Festival kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu episentrum musik rock terbesar di Indonesia. Memasuki edisi ke-8 sejak pertama kali digelar pada 2017, festival musik lintas generasi ini akan berlangsung pada 6–7 Desember 2025 di Stadion Kridosono, Yogyakarta.
Mengusung tema “The Majesty of Rock, Crowned in Jogja”, JogjaROCKarta 2025 menegaskan identitas Yogyakarta sebagai mahkota musik rock nasional sekaligus titik temu kekuatan rock dari berbagai belahan dunia. Tema ini bukan sekadar simbolik, melainkan refleksi dari perjalanan panjang musik keras yang tumbuh berdampingan dengan budaya kota pelajar.
Tahun ini, penyelenggaraan festival juga diperkaya dengan kolaborasi visual bersama seniman Dwiki KA. Sentuhan visual bergaya gelap, jenaka, dan garang yang dihadirkan di berbagai sudut area festival dirancang untuk mempertegas atmosfer rock yang menjadi ciri khas JogjaROCKarta sekaligus menghadirkan pengalaman visual yang lebih imersif bagi penonton.
Dari sisi penampil, JogjaROCKarta 2025 menghadirkan komposisi band lintas generasi dan benua yang jarang terjadi di satu panggung. Lima nama besar internasional dipastikan tampil, yakni Loudness (Jepang), Anthrax (Amerika Serikat), Ugly Kid Joe (Amerika Serikat), serta The HU (Mongolia). Kehadiran mereka merepresentasikan spektrum luas musik rock dunia, mulai dari heavy metal, power metal, thrash metal, hingga folk metal.
Tidak hanya menyuguhkan kekuatan global, JogjaROCKarta 2025 juga menjadi ruang nostalgia bagi penggemar rock Tanah Air lewat penampilan deretan band legendaris era 1980–1990-an. Jamrud, Banhasir Kaisar, Andromedha, dan Rolland Band dipastikan kembali naik panggung sebagai simbol kejayaan masa keemasan musik keras Indonesia.
Jamrud yang berasal dari Cimahi dikenal sebagai salah satu band yang berhasil membawa rock ke arus utama industri musik Indonesia melalui album Nekat, Terima Kasih, hingga Ningrat dengan lagu-lagu yang lekat di ingatan publik. Dari Solo, Kaisar mencatatkan prestasi lewat kemenangan Festival Rock 1991 dan album Mulut Angin. Andromedha dari Surabaya dikenal lewat prestasi di Festival Rock Indonesia V 1988 serta lagu “Prestasi”. Sementara Rolland Band, wakil Yogyakarta, menjadi ikon metal lokal sejak pertengahan 1980-an lewat karya “Teror” dan “Gigolo”.
Selain pertunjukan musik, JogjaROCKarta 2025 juga menghadirkan sejumlah program tematik yang memperluas ekosistem festival. Salah satunya JogjaRIDEkarta “Ride to The Throne”, yang menggabungkan semangat musik rock dengan kultur otomotif melalui kegiatan riding komunitas motor menuju area venue selama dua hari penyelenggaraan.
Di sisi regenerasi musisi, dua band hasil seleksi nasional akan tampil di panggung utama melalui program Band Submission, yakni ZEALOUS dari Manado/Minahasa dan BIAS dari Yogyakarta. ZEALOUS membawa warna hard rock bernuansa klasik 70–80-an melalui album ZAZANIANZ (2024), sementara BIAS dikenal lewat eksplorasi heavy rock modern dan kiprahnya di panggung internasional melalui festival Envol et Macadam di Kanada.
JogjaROCKarta 2025 juga membuka ruang bagi seniman visual muda lewat program Visual Competition. Tiga karya terbaik akan ditampilkan secara langsung di area festival sebagai bagian dari pengalaman audio-visual yang menyatu.
Dengan perpaduan band legendaris, bintang global, program komunitas, serta kolaborasi lintas disiplin seni, JogjaROCKarta 2025 tidak hanya menjadi perayaan musik, tetapi juga ruang pertemuan lintas generasi yang memperkuat posisi Yogyakarta sebagai salah satu pusat kebudayaan rock di Asia Tenggara. Informasi lebih lanjut mengenai tiket, program, dan susunan penampil lengkap dapat diakses melalui situs resmi serta akun Instagram @jogjarockartafest.









