KAI Daop 6 Yogyakarta Genjot Peremajaan Rel dan Wesel Jelang Nataru 2025/2026
Marknews.id – Menjelang masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 (Daop 6) Yogyakarta terus memacu berbagai langkah strategis guna memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman, lancar, dan nyaman. Salah satu fokus utama yang tengah dikebut adalah program peremajaan rel dan wesel di sejumlah titik strategis di wilayah operasionalnya.
Program ini merupakan bagian dari agenda besar peningkatan infrastruktur perkeretaapian tahun 2025, dengan target penyelesaian pada November 2025. Melalui langkah ini, seluruh jalur dan prasarana diharapkan siap beroperasi optimal untuk menghadapi lonjakan penumpang pada masa libur akhir tahun nanti.
Dalam program tersebut, KAI Daop 6 melakukan penggantian rel lama dengan rel baru jenis R.54 sepanjang total 7.000 meter. Rel tipe ini dikenal memiliki kekuatan lebih tinggi dan mampu menopang beban dinamis kereta berkecepatan tinggi, sehingga mampu meningkatkan stabilitas serta keamanan perjalanan.
Adapun sejumlah lokasi yang menjadi fokus pekerjaan mencakup lintasan Wojo–Kedundang, Sentolo–Rewulu, Brambanan–Maguwo, Ceper–Klaten, Gawok–Delanggu, hingga Purwosari–Gawok. Langkah tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan keselamatan, tetapi juga menjaga ketepatan waktu perjalanan dan mengurangi potensi gangguan operasional akibat kondisi prasarana yang menurun.
Selain rel, KAI Daop 6 juga tengah melaksanakan penggantian 22 unit wesel di beberapa emplasemen stasiun. Komponen wesel menjadi bagian vital dari sistem perkeretaapian karena berfungsi mengatur arah jalur kereta. Dengan kondisi optimal, wesel berperan penting dalam menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan.
Seluruh pekerjaan dilakukan secara bertahap tanpa mengganggu jadwal operasional, dengan pengawasan ketat dari tim teknik prasarana dan keselamatan Daop 6.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa upaya tersebut merupakan bentuk komitmen KAI dalam menjaga keselamatan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Menjelang masa angkutan Nataru, kami memastikan seluruh jalur dan perangkat prasarana berada dalam kondisi terbaik. Pekerjaan prasarana ini merupakan langkah KAI Daop 6 untuk meningkatkan keandalan infrastruktur untuk menjaga keselamatan sekaligus langkah antisipatif untuk meminimalkan potensi gangguan perjalanan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan,” ujar Feni.
Lebih lanjut, Feni menambahkan bahwa KAI Daop 6 secara rutin melakukan inspeksi dan pemeliharaan berkala terhadap jalur rel maupun peralatan persinyalan. Langkah ini menjadi bagian dari sistem manajemen keselamatan yang terintegrasi di tubuh perusahaan.
“Dengan infrastruktur yang andal, masyarakat dapat menikmati perjalanan liburan akhir tahun yang lancar, aman, dan tepat waktu,” tambahnya.
KAI Daop 6 optimistis, berbagai upaya peningkatan infrastruktur ini akan memperkuat kesiapan menghadapi musim liburan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Selain menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang, program ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.











