Beranda Ekbis Libur Sekolah Dongkrak Penumpang Kereta hingga 50 Persen, KAI Daop 6 Hadirkan Hiburan Ramah Anak di Stasiun
Ekbis

Libur Sekolah Dongkrak Penumpang Kereta hingga 50 Persen, KAI Daop 6 Hadirkan Hiburan Ramah Anak di Stasiun

Marknews.id – Masa libur sekolah dimanfaatkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi pelanggan, khususnya anak-anak. Tidak hanya menyiapkan layanan transportasi, KAI juga menggelar berbagai aktivitas hiburan di stasiun guna mengisi waktu tunggu penumpang selama musim liburan.

Program bertajuk School Holiday tersebut berlangsung sejak 20 Juni hingga 5 Juli 2026 di sejumlah stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta. Beragam kegiatan interaktif disiapkan, mulai dari pertunjukan sulap hingga mug painting atau melukis cangkir yang dapat diikuti anak-anak secara gratis.

Pada Rabu (24/6/2026), suasana Stasiun Yogyakarta tampak lebih semarak dengan hadirnya atraksi sulap yang menarik perhatian para penumpang. Anak-anak yang menunggu jadwal keberangkatan kereta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kenyamanan pelanggan selama periode liburan sekolah.

“Kegiatan ini kami hadirkan agar anak-anak tidak bosan saat menunggu keberangkatan kereta dan memiliki pengalaman yang menyenangkan selama liburan sekolah,” kata Feni.

Selain pertunjukan sulap, KAI juga menyediakan puluhan cangkir yang dapat dihias langsung oleh peserta. Setiap harinya tersedia sekitar 30 hingga 50 cangkir yang dapat dilukis dan dibawa pulang sebagai kenang-kenangan. Kegiatan tersebut turut dilengkapi dengan pembagian merchandise kepada pelanggan melalui program Sapa Pelanggan.

Menurut Feni, aktivitas serupa akan kembali digelar di Stasiun Lempuyangan pada 29 Juni mendatang. Kehadiran hiburan tambahan ini dinilai mampu melengkapi fasilitas yang telah tersedia sebelumnya di area stasiun.

Respons positif datang dari para orang tua maupun anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut. Salah satunya Hafis, siswa kelas V sekolah dasar yang sedang menghabiskan masa liburan di Yogyakarta.

“Pas pesulapnya melakukan trik kartu, tiba-tiba kartunya melayang. Benar-benar terjadi di depan mata, seru banget,” kata Hafis.

Hal senada disampaikan Rati, penumpang asal Jakarta yang sedang menunggu keberangkatan kereta bersama kedua anaknya.

“Jadi sambil menunggu kereta berangkat, anak-anak punya aktivitas. Kebetulan mereka memang suka menggambar dan melukis, jadi senang sekali bisa ikut acara ini,” ujar dia.

Di sisi lain, momentum libur sekolah juga berdampak signifikan terhadap peningkatan jumlah pelanggan kereta api. KAI Daop 6 mencatat lonjakan volume keberangkatan mencapai 35 hingga 50 persen dibandingkan hari biasa.

Jika pada hari normal jumlah pelanggan yang diberangkatkan berkisar 15 ribu orang per hari, selama masa liburan angka tersebut meningkat menjadi sekitar 18 ribu hingga 20 ribu penumpang setiap harinya. Bahkan, pada Senin (22/6/2026) yang bertepatan dengan awal libur sekolah, jumlah keberangkatan mencapai sekitar 29 ribu penumpang dan menjadi puncak arus sementara.

Tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api mendorong KAI menambah empat perjalanan kereta tambahan. Tiga perjalanan tambahan berangkat dari Stasiun Yogyakarta, sedangkan satu perjalanan lainnya diberangkatkan dari Stasiun Solo Balapan. Seluruh layanan tambahan tersebut direncanakan beroperasi hingga akhir Juli 2026.

Rute menuju Jakarta dan Surabaya masih menjadi pilihan utama pelanggan. KAI mencatat Stasiun Pasar Senen, Gambir, dan Surabaya Gubeng sebagai destinasi favorit selama periode liburan sekolah tahun ini.

Tidak hanya arus keberangkatan, jumlah pelanggan yang datang ke wilayah Daop 6 Yogyakarta juga mengalami kenaikan sekitar 25 hingga 35 persen. Meski demikian, volume keberangkatan masih tercatat lebih tinggi dibandingkan kedatangan.

Untuk menjaga kualitas layanan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, KAI telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Kesiapan petugas operasional, tim kelistrikan, hingga penyediaan genset cadangan menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran perjalanan kereta api selama musim liburan.

“Kami ingin memastikan pelayanan dan kenyamanan pelanggan tetap terjaga selama musim liburan sekolah,” ujarnya.

Selain menghadirkan berbagai kegiatan hiburan, KAI juga mendukung program pemerintah melalui pemberian diskon sebesar 30 persen pada 30 perjalanan kereta api ekonomi komersial. Program tarif khusus tersebut telah dibuka pemesanannya sejak 6 Juni untuk periode perjalanan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

Melalui kombinasi layanan transportasi, hiburan keluarga, serta penambahan kapasitas perjalanan, KAI Daop 6 Yogyakarta berupaya menjadikan perjalanan kereta api selama libur sekolah tidak sekadar sebagai sarana mobilitas, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata yang menyenangkan bagi pelanggan.

Sebelumnya

Relawan Dapur MBG Minta Evaluasi Kebijakan Penghentian Operasional Selama Libur Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement