KAI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Fast Track di Banyumas
MARKNEWS.ID , YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperluas perannya di luar layanan transportasi dengan menggelar program pelatihan Fast Track UMKM bagi mitra binaannya. Kegiatan ini berlangsung di Banyumas pada 2–3 September 2025 dan diikuti 26 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai kota, termasuk Semarang, Yogyakarta, Madiun, Surabaya, dan Jember.
Pelatihan ini tidak sekadar memberi teori bisnis umum, melainkan dirancang untuk memperkuat kemampuan strategis peserta di tengah persaingan era digital. Materi yang disampaikan meliputi penguatan growth mindset, penyusunan rencana bisnis, pemetaan perilaku pelanggan, analisis kompetitor, manajemen merek, hingga strategi pemasaran digital yang aplikatif.
Empat pakar di bidangnya dihadirkan sebagai narasumber, yakni Roni Fahroni (Business Coach & Soft Skills), Arsiyanti Lestari (Branding Strategy Specialist), Teddy Sheehan (Content Creator), dan Maya Soviasari (UMKM Coach sekaligus National Assessor BNSP). Mereka membekali peserta dengan pendekatan praktis, mulai dari membangun citra merek hingga memanfaatkan konten kreatif untuk menjangkau pasar lebih luas.
Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan usaha mitra binaan. “Kami berharap para pelaku UMKM tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikan strategi yang relevan agar bisnis mereka lebih kompetitif dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
KAI menilai penguatan sektor UMKM merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkesinambungan. Di tengah perubahan pola konsumsi dan persaingan bisnis berbasis digital, UMKM dituntut untuk beradaptasi agar tetap bertahan dan berkembang. Melalui program ini, KAI mendorong para pelaku usaha lokal naik kelas, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara dunia usaha dan sektor transportasi.
Dengan memadukan pembinaan intensif dan jejaring bisnis lintas daerah, KAI berharap para peserta pelatihan dapat memperkuat posisi usahanya di pasar domestik maupun global. Program ini juga mencerminkan transformasi KAI yang tidak hanya fokus pada layanan transportasi, tetapi turut mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.











