Beranda Berita Utama Sambut HUT ke-80, KAI Hadirkan Rail Clinic di Banyumas untuk Perluas Akses Kesehatan Warga
Berita Utama

Sambut HUT ke-80, KAI Hadirkan Rail Clinic di Banyumas untuk Perluas Akses Kesehatan Warga

MARKNEWS.ID , YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto akan menggelar layanan kesehatan gratis Rail Clinic di Stasiun Kebasen, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (3/9/2025). Program ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun KAI ke-80 yang jatuh pada 28 September mendatang.

Rail Clinic bukan sekadar rangkaian kegiatan sosial, tetapi juga wujud komitmen KAI dalam memanfaatkan infrastruktur perkeretaapian untuk kepentingan publik di luar transportasi. Dengan rangkaian kereta khusus yang dilengkapi fasilitas medis, KAI menargetkan sekitar 200 warga Kebasen dan sekitarnya dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa dipungut biaya.

Fasilitas Lengkap dari Poli Umum hingga Perpustakaan Mini
Rail Clinic akan beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Sejumlah fasilitas kesehatan disiapkan, mulai dari Poli Umum, Poli Gigi, Poli Mata, hingga layanan khusus ibu dan anak melalui Poli Obgyn/KIA. Pemeriksaan laboratorium sederhana dan farmasi juga tersedia untuk mendukung diagnosa dan pemberian obat langsung di lokasi.

Tak hanya berfokus pada kesehatan fisik, Rail Clinic juga menghadirkan Rail Library, perpustakaan mini yang dirancang untuk menumbuhkan minat baca anak-anak di sekitar jalur kereta api. Upaya ini menjadi bentuk edukasi sosial yang jarang ditemui dalam program bakti kesehatan pada umumnya.

Pererat Hubungan Perusahaan dan Masyarakat
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menyebutkan bahwa kehadiran Rail Clinic merupakan sarana perusahaan untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

“Dalam momentum HUT KAI ke-80, kami ingin mengajak warga Kebasen memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini. Semoga program ini membawa manfaat nyata dan mempererat hubungan baik antara KAI dan masyarakat sekitar jalur kereta api,” ujarnya.

Transportasi Berbasis Rel, Kini Juga Untuk Kesehatan
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa transportasi berbasis rel tidak hanya mendukung mobilitas manusia dan barang, tetapi juga dapat berperan dalam pemerataan akses layanan publik. Dengan memanfaatkan moda kereta yang fleksibel dan menjangkau daerah luas, Rail Clinic mampu mendatangi langsung masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, terutama di wilayah yang jauh dari fasilitas medis memadai.

 

Sebelumnya

Pemerhati Satwa Soroti Keputusan Menteri Kehutanan , Desak Evaluasi Pemberian Satwa ke India

Selanjutnya

PLN Mobile Dukung Revitalisasi Aksara Jawa, Perkenalkan Metode “Cara Ngapak” di Temanggung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement