Beranda Berita Utama Dorong Transportasi Ramah Lingkungan, Daop 6 Yogyakarta Apresiasi Peningkatan Kuota BBM Subsidi 2025
Bisnis

Dorong Transportasi Ramah Lingkungan, Daop 6 Yogyakarta Apresiasi Peningkatan Kuota BBM Subsidi 2025

MARKNEWS.ID, YOGYAKARTA – Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menyambut baik kebijakan Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang meningkatkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi untuk operasional kereta api pada tahun 2025. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung transportasi ramah lingkungan sekaligus memperlancar operasional moda transportasi yang menjadi andalan masyarakat.

Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, mengungkapkan bahwa peningkatan kuota ini mencerminkan perhatian besar pemerintah terhadap keberlanjutan dan efisiensi transportasi kereta api di Indonesia.

“Peningkatan ini, tentu saja, merupakan bentuk kepercayaan pemerintah dalam mendukung transportasi kereta api yang efisien dan ramah lingkungan,” ujar Krisbiyantoro dalam keterangan resminya, Rabu (9/1).

Pada tahun 2025, pemerintah menetapkan alokasi kuota BBM Subsidi sebesar 209.809 kiloliter (KL), meningkat 6,7% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 196.653 KL. Peningkatan ini memberikan tambahan sebesar 13.156 KL yang akan didistribusikan secara merata sesuai kebutuhan operasional tiap Daerah Operasi (Daop) dan Divisi Regional (Divre) Kereta Api Indonesia (KAI).

Alokasi untuk Daop 6 Yogyakarta
Daop 6 Yogyakarta menerima alokasi sebesar 21.909 KL untuk berbagai kebutuhan operasional kereta api, baik untuk penumpang maupun barang. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Kereta Penumpang: 20.971 KL
  • Kereta Barang Komoditas Parcel: 14 KL
  • Kereta Barang Komoditas Semen: 924 KL

Krisbiyantoro menegaskan bahwa peningkatan kuota ini akan dimanfaatkan secara optimal dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

“Peningkatan kuota BBM Subsidi ini akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh KAI, dengan tetap mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam setiap pengelolaan dan distribusi BBM. Daop 6 juga berkomitmen untuk menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan, serta menjadikan transportasi kereta api sebagai pilihan utama yang ramah lingkungan dan efisien,” jelasnya.

Komitmen untuk Mendukung Ekonomi Nasional
Selain memanfaatkan kuota yang diberikan secara maksimal, Daop 6 Yogyakarta juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah dan BPH Migas atas kebijakan ini. Peningkatan kuota BBM Subsidi dianggap krusial untuk menjaga kelancaran operasional kereta api yang berperan penting dalam mendukung perekonomian nasional.

“Melalui peningkatan kuota pada kebijakan BBM Subsidi untuk tahun 2025 yang diamanahkan, KAI berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan ekonomi nasional maupun daerah, serta menghadirkan solusi ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tutup Krisbiyantoro.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya pada sektor transportasi, tetapi juga pada upaya pencapaian target pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Sebelumnya

Daop 6 Yogyakarta Torehkan Capaian Zero Accident Sepanjang 2024, Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Selanjutnya

KAI Daop 6 Yogyakarta Catat Lonjakan Penumpang di Tahun 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement