Beranda News Didukung 80 Persen Daerah, La Ode Safiul Akbar Kian Kokoh Menuju Kursi Ketua Umum Kosgoro 1957
News

Didukung 80 Persen Daerah, La Ode Safiul Akbar Kian Kokoh Menuju Kursi Ketua Umum Kosgoro 1957

Para pendukung mendaftarkan La Ode Safiul Akbar untuk maju menjadi calon ketua umum Kosgoro 1957

MARKNEWS.ID, JAKARTA – Peta dukungan menjelang Musyawarah Besar Kosgoro 1957 semakin mengerucut. Calon Ketua Umum (Caketum) Kosgoro 1957 periode 2026–2031, La Ode Safiul Akbar (LSA), disebut menjadi kandidat terkuat setelah berhasil mengantongi dukungan mayoritas pengurus daerah di seluruh Indonesia.

Berdasarkan hasil konsolidasi yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir, dukungan terhadap La Ode diklaim telah mencapai sekitar 80 persen dari Pengurus Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957. Dukungan tersebut datang dari berbagai daerah yang menginginkan keberlanjutan program organisasi sekaligus percepatan transformasi Kosgoro 1957 agar lebih modern, mandiri, dan memberi manfaat nyata bagi anggotanya.

Menanggapi derasnya arus dukungan tersebut, La Ode menyebutnya sebagai amanah besar yang harus dijawab dengan kerja nyata dan komitmen untuk membesarkan organisasi.

“Saya melihat semangat yang luar biasa dari teman-teman daerah. Mereka ingin Kosgoro 1957 terus bergerak maju, tidak memulai dari nol, tetapi melanjutkan fondasi yang sudah dibangun dan menyempurnakannya menjadi lebih baik lagi,” kata La Ode.

Menurutnya, aspirasi yang paling banyak disampaikan kader di daerah adalah keinginan agar organisasi semakin hadir dan dirasakan manfaatnya oleh anggota. Karena itu, jika dipercaya memimpin Kosgoro 1957, ia berkomitmen menjadikan suara akar rumput sebagai landasan utama dalam setiap kebijakan organisasi.

“Kita ingin membangun Kosgoro 1957 dari bawah. Aspirasi anggota dan daerah harus menjadi arah kebijakan organisasi. Kosgoro harus hadir untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, bukan sekadar aktif secara administratif,” ujarnya.

Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, La Ode menyiapkan sejumlah program prioritas. Salah satunya adalah penguatan ekonomi anggota melalui revitalisasi dan pengaktifan koperasi Kosgoro 1957. Ia berharap koperasi dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu memberikan manfaat langsung bagi anggota sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain itu, La Ode juga menargetkan terwujudnya gedung milik sendiri sebagai kantor pusat organisasi. Menurutnya, keberadaan kantor permanen merupakan simbol kemandirian dan penguatan eksistensi Kosgoro 1957 sebagai organisasi karya kekaryaan yang telah berkiprah selama puluhan tahun.

“Kita ingin memiliki pusat kegiatan yang menjadi kebanggaan bersama. Gedung sendiri bukan hanya soal fisik, tetapi simbol bahwa organisasi ini terus bertumbuh, semakin kuat, dan semakin mandiri,” katanya.

Menguatnya dukungan kepada La Ode juga tidak terlepas dari dukungan para tokoh senior Kosgoro 1957. Salah satu yang secara terbuka menyatakan dukungan adalah Agung Laksono, sesepuh Kosgoro 1957 sekaligus tokoh senior Partai Golkar.

Bagi banyak kader daerah, dukungan dari tokoh senior tersebut menjadi sinyal penting bahwa regenerasi kepemimpinan perlu berjalan seiring dengan semangat keberlanjutan organisasi, tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan yang selama ini menjadi fondasi Kosgoro 1957.

La Ode menegaskan, organisasi sebesar Kosgoro 1957 harus dikelola secara profesional, modern, dan berorientasi pada kepentingan anggota.

“Fokus kita adalah membesarkan organisasi, memperkuat kaderisasi, dan meningkatkan kesejahteraan anggota. Kosgoro 1957 tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan elektoral pribadi ataupun kepentingan sesaat. Organisasi ini harus menjadi rumah besar bagi seluruh kader,” tegasnya.

Dengan dukungan yang diklaim telah mencapai sekitar 80 persen dari daerah, posisi La Ode Safiul Akbar dinilai semakin kokoh menjelang pemilihan Ketua Umum Kosgoro 1957 periode 2026–2031. Sejumlah pengurus daerah bahkan menyebut dukungan terhadap LSA sebagai representasi aspirasi mayoritas kader yang menginginkan keberlanjutan program, profesionalisme organisasi, serta percepatan kemajuan Kosgoro 1957 di masa mendatang.

Sebelumnya

Paduan Suara Universitas Atmajaya Meriahkan Peringatan Hari Lahir Pancasila di Stasiun Yogyakarta

Selanjutnya

Eko Suwanto Usulkan Satgas Khusus untuk Tangani Kejahatan Anak Usia Sekolah di DIY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement