Beranda Berita Utama Angkutan Barang KAI Daop 6 Yogyakarta Naik 6% pada Agustus, Dorong Efisiensi Logistik Nasional
Berita Utama

Angkutan Barang KAI Daop 6 Yogyakarta Naik 6% pada Agustus, Dorong Efisiensi Logistik Nasional

Marknews.id , Yogyakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta mencatat kenaikan volume angkutan barang sebesar 6 persen pada Agustus 2025 dibanding bulan sebelumnya. Pertumbuhan ini dinilai bukan sekadar pencapaian angka, melainkan juga mencerminkan semakin kuatnya peran moda kereta api dalam menopang kebutuhan logistik nasional.

Berdasarkan data operasional, total barang yang diangkut sepanjang Agustus mencapai 35.724 ton, naik dari 35.480 ton pada Juli. Meski lonjakan tidak terlalu besar, peningkatan ini menunjukkan tren positif di tengah dinamika kebutuhan distribusi barang di wilayah Jawa.

Rincian Komoditas Angkutan

Komoditas utama masih didominasi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mencapai 28.949 ton. Sementara itu, pengiriman Barang Hantaran Paket (BHP) tercatat 431 ton, layanan kilat Parcel ONS sebanyak 1.313 ton, dan komoditas lain-lain naik signifikan menjadi 5.032 ton.

Jika dibandingkan dengan Juli, meski angkutan BBM sedikit menurun, terdapat peningkatan pada kategori lain-lain yang menunjukkan diversifikasi jenis barang yang mempercayakan distribusi melalui jalur kereta.

Pilihan Transportasi yang Efisien dan Ramah Lingkungan

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa tren positif ini sejalan dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dan pelaku usaha untuk memilih moda transportasi yang efisien dan ramah lingkungan.

“Kereta api menawarkan kapasitas angkut yang besar, lebih aman, bebas pungutan liar, serta dikelola oleh sumber daya manusia profesional. Di sisi lain, penggunaan kereta api juga membantu mengurangi kepadatan jalan raya, menekan biaya logistik, hingga menurunkan emisi polusi,” jelas Feni.

Dukungan bagi Transportasi Berkelanjutan

Peningkatan angkutan barang di Daop 6 Yogyakarta juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong sistem transportasi berkelanjutan. Peralihan sebagian distribusi barang dari jalan raya ke rel kereta tidak hanya mengurangi beban infrastruktur jalan, tetapi juga memperkuat ketahanan logistik nasional.

KAI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kapasitas serta meningkatkan kualitas pelayanan angkutan barang. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para pelanggan dan mitra usaha. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kereta api tetap relevan sebagai moda transportasi andal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Feni.

Dengan tren ini, kereta api kian menegaskan posisinya bukan hanya sebagai moda transportasi penumpang, tetapi juga tulang punggung logistik modern yang efisien dan ramah lingkungan di Indonesia.

Sebelumnya

Antisipasi Longsor dan Banjir, KAI Daop 5 Perketat Pengamanan Jalur Rel

Selanjutnya

Digitalisasi Industri Kreatif di DIY Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan UMKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement