Beranda Berita Utama Marak Penipuan Rekrutmen Kerja, KAI Daop 5 Purwokerto Ingatkan Pelamar Waspada
Berita Utama

Marak Penipuan Rekrutmen Kerja, KAI Daop 5 Purwokerto Ingatkan Pelamar Waspada

Marknews.id , Yogyakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam menyaring informasi lowongan kerja yang beredar, menyusul meningkatnya laporan penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen pegawai KAI.

Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah memungut biaya dalam proses seleksi. Setiap tahapan rekrutmen resmi hanya dilakukan melalui kanal digital milik KAI di laman e-recruitment.kai.id.

“Apabila ada oknum yang meminta imbalan dengan dalih bisa meloloskan seleksi, dapat dipastikan itu adalah penipuan. Kami minta masyarakat selalu memverifikasi informasi melalui laman resmi agar tidak mengalami kerugian,” ujar Krisbiyantoro.

Modus Penipuan Kian Variatif

Fenomena penipuan rekrutmen kerja kini semakin marak dengan memanfaatkan teknologi digital. Masyarakat kerap menerima pesan berantai melalui WhatsApp dan SMS, menemukan akun media sosial palsu yang meniru akun resmi KAI, hingga situs tiruan dengan tampilan menyerupai laman resmi perusahaan.

Modus ini biasanya dibalut janji manis berupa kemudahan diterima kerja, namun disertai permintaan biaya administrasi, akomodasi, atau pungutan lain. KAI menegaskan tidak pernah bekerja sama dengan pihak manapun yang melakukan praktik semacam itu.

KAI Tegaskan Komitmen Transparansi

Krisbiyantoro menambahkan, seluruh proses seleksi pegawai KAI dijalankan dengan prinsip transparansi, profesionalisme, dan integritas. Proses rekrutmen dilakukan langsung oleh KAI di setiap Daerah Operasi maupun Divisi Regional, dengan pengawasan internal yang ketat.

“Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati. Setiap putra-putri bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk berkarier di KAI, tanpa dipungut biaya sedikit pun,” tegasnya.

Kanal Resmi untuk Informasi Rekrutmen

Untuk menghindari kesalahpahaman, KAI telah menyiapkan sejumlah kanal resmi yang bisa diakses masyarakat, di antaranya:

  • Website: e-recruitment.kai.id

  • Contact Center KAI 121 (telepon 021-121)

  • WhatsApp KAI: 081-122-233-121

  • Email: cs@kai.id

  • Media sosial resmi KAI (Instagram, X/Twitter, dan Facebook) dengan tanda akun terverifikasi

Kasus penipuan rekrutmen seperti ini menunjukkan pentingnya literasi digital di tengah masyarakat. Dengan semakin mudahnya informasi beredar, masyarakat dituntut lebih selektif agar tidak menjadi korban. KAI sendiri menekankan pentingnya cross-check informasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Sebelumnya

Daop 6 Yogyakarta Catat Lebih dari 1 Juta Penumpang KA Jarak Jauh pada Agustus 2025

Selanjutnya

Gigitan Ular Masih Mengancam, Dokter Ingatkan Bahaya Racun Neurotoksin dan Hematotoksin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement