Penumpang KA Lokal Daop 6 Tembus 667 Ribu, Tanda Minat Warga Naik Kereta Meningkat
MARKNEWS.ID, YOGYAKARTA — Tren positif penggunaan kereta api (KA) lokal di wilayah Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta semakin menguat. Tercatat sebanyak 667.834 pelanggan naik dan turun pada tiga layanan KA lokal andalan, yakni KA Batara Kresna, KA Bandara Adi Soemarmo (BIAS), dan KA Banyubiru sepanjang periode Januari hingga Mei 2025.
Berdasarkan data resmi, jumlah tersebut terdiri dari 331.579 penumpang yang berangkat dan 336.255 penumpang yang tiba di berbagai stasiun tujuan. Jika dirinci, KA BIAS menjadi yang paling banyak diminati dengan total 336.601 pelanggan, disusul KA Banyubiru dengan 177.207 pelanggan, dan KA Batara Kresna yang mencatat 154.026 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menegaskan pentingnya keberadaan KA lokal sebagai tulang punggung pergerakan masyarakat lintas daerah. Menurutnya, selain menyediakan transportasi publik yang efisien, layanan ini turut menumbuhkan geliat ekonomi dan pariwisata di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
“KAI berkomitmen menghadirkan KA lokal kian strategis dalam mewujudkan transportasi yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di tingkat regional,” jelas Feni.
Ia menjelaskan, jalur KA lokal tidak sekadar menjadi penghubung antar kota maupun kabupaten, tetapi juga menjadi sarana vital yang menopang aktivitas masyarakat di berbagai sektor. Hal ini terbukti dari tingginya antusiasme pengguna untuk memanfaatkan kereta sebagai moda bepergian ke destinasi wisata maupun keperluan pendidikan dan pekerjaan.
“Peran KA lokal memperkuat konektivitas daerah secara signifikan, terutama dengan meningkatnya minat masyarakat untuk bepergian ke berbagai destinasi wisata dengan moda transportasi publik yang efisien dan aman,” lanjutnya.
Tak hanya mendukung mobilitas, pengoperasian KA lokal juga dinilai membawa dampak positif terhadap lingkungan. Penggunaan transportasi massal terbukti dapat menekan kepadatan lalu lintas dan mengurangi emisi gas rumah kaca dari kendaraan pribadi.
“Kami berharap tren masyarakat menggunakan KA Lokal ini terus meningkat, dan kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan KA lokal yang aman, tepat waktu, dan ramah lingkungan,” pungkas Feni.
Dengan jumlah penumpang yang terus bertambah, KAI Daop 6 optimistis kehadiran KA lokal semakin menjadi pilar penting dalam sistem transportasi berkelanjutan sekaligus penggerak roda ekonomi kawasan. Upaya ini selaras dengan visi pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif, merata, dan ramah lingkungan.











