KAI Daop 5 Purwokerto Perkuat Sistem Proteksi Petir Demi Keamanan Operasional Kereta
Marknews.id , Purwokerto – Memasuki musim hujan yang berpotensi disertai petir, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mengambil langkah serius untuk memastikan keamanan dan keandalan perjalanan kereta. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi sistem proteksi petir dan grounding di seluruh jaringan persinyalan.
Langkah preventif ini dinilai penting mengingat potensi gangguan listrik yang kerap muncul saat intensitas hujan meningkat. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Banyumas pada September diprediksi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Meski demikian, kewaspadaan terhadap sambaran petir tetap diperlukan karena dampaknya bisa langsung berpengaruh terhadap perangkat persinyalan.
Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menegaskan bahwa upaya pemeliharaan berkelanjutan menjadi kunci menjaga keandalan sistem transportasi kereta api.
“Sistem proteksi petir dan grounding berfungsi melindungi perangkat persinyalan agar tetap aman dan andal. Dengan sistem ini, proses pengaturan perjalanan kereta tidak terganggu sehingga keselamatan penumpang tetap terjamin,” jelas Krisbiyantoro.
Sistem tersebut telah dipasang di seluruh perangkat persinyalan pada 41 stasiun di wilayah kerja Daop 5 Purwokerto. Selain instalasi, kontrol kualitas juga diperketat. Salah satu caranya adalah dengan melakukan pengukuran tahanan pertanahan setiap tiga bulan sekali, menggunakan standar maksimal di bawah 5 ohm. Langkah ini memastikan arus petir dapat tersalurkan dengan aman ke tanah tanpa mengganggu operasional kereta.
Krisbiyantoro menambahkan, konsistensi dalam perawatan teknis menjadi bagian dari strategi pencegahan jangka panjang untuk menjaga kelancaran perjalanan kereta, terutama saat cuaca ekstrem.
“Perawatan yang konsisten dan detail akan memastikan keandalan layanan perkeretaapian tetap optimal sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jasa,” imbuhnya.
Tak hanya mengandalkan teknologi, KAI Daop 5 Purwokerto juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga fasilitas perkeretaapian. Edukasi publik dianggap penting untuk menekan risiko kerusakan infrastruktur akibat ulah pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak merusak atau mengganggu fasilitas yang telah dipasang, karena keberadaannya sangat penting untuk keselamatan bersama,” tutupnya.
Dengan penguatan sistem proteksi petir dan grounding ini, KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan kereta api di wilayah Jawa Tengah bagian barat.











