Beranda Serba-Serbi Geopix Desak Pemerintah Tetapkan Kondisi Darurat di Bandung Zoo, Satwa Terancam Kelaparan
Serba-Serbi

Geopix Desak Pemerintah Tetapkan Kondisi Darurat di Bandung Zoo, Satwa Terancam Kelaparan

Gambar : Pikiran Rakyat

MARKNEWS.ID  — Konflik kepemilikan yang berlarut di Kebun Binatang Bandung sejak 2016 kini memasuki fase kritis. Lembaga konservasi satwa Geopix menyuarakan keprihatinan mendalam atas kondisi puluhan hewan, termasuk satwa dilindungi titipan negara, yang dinilai berada dalam ancaman serius akibat dampak sengketa tersebut.

Puncak ketegangan terjadi pada 6 Agustus 2025 ketika gerbang Bandung Zoo dijebol massa. Peristiwa itu menyebabkan akses distribusi pakan terhambat, memicu risiko kelaparan dan stres berat pada satwa. Lingkungan yang tidak stabil semakin memperburuk situasi kesejahteraan hewan di dalamnya.

“Ini bukan sekadar perselisihan administratif. Situasi di lapangan sudah berada pada tingkat darurat bagi satwa yang terjebak dalam konflik manusia,” ujar Annisa Rahmawati, Senior Wildlife Campaigner Geopix. Ia menegaskan, setiap penundaan tindakan hanya akan memperpanjang penderitaan hewan.

Geopix mendesak pemerintah untuk tidak bersikap netral, melainkan segera mengambil langkah tegas demi penyelamatan satwa. Lembaga tersebut menilai negara memiliki kewenangan penuh untuk menetapkan status darurat pengelolaan kebun binatang yang bermasalah.

Dalam pernyataannya, Geopix mengajukan beberapa langkah mendesak, antara lain:

  1. Pengawasan Khusus
    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan diminta menginstruksikan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem melakukan pengawasan intensif terhadap Bandung Zoo selama sengketa berlangsung.

  2. Langkah Darurat Penyelamatan Satwa

    • Evakuasi atau relokasi hewan ke lembaga konservasi yang memiliki fasilitas memadai dan sesuai standar kesejahteraan satwa.

    • Distribusi pakan darurat serta pemeriksaan kesehatan hewan secara menyeluruh untuk mencegah kematian akibat kelaparan atau stres lingkungan.

  3. Pembentukan Tim Independen
    Tim ini diharapkan melibatkan pakar konservasi, lembaga kredibel, dan organisasi masyarakat sipil untuk memastikan proses penanganan berlangsung transparan dan akuntabel.

  4. Keterlibatan Pemerintah Daerah
    Pemerintah Kota Bandung bersama aparat keamanan diharapkan menjamin keamanan staf lapangan dan kelancaran logistik pakan.

“Satwa bukan sekadar aset atau komoditas yang dapat dipertaruhkan di tengah konflik. Mereka adalah makhluk hidup yang memiliki hak untuk dilindungi dan mendapatkan kehidupan yang layak,” tegas Annisa.

Geopix menilai, momentum ini seharusnya menjadi bukti nyata komitmen negara dalam melindungi satwa serta memperbaiki tata kelola konservasi di Indonesia.

Sebelumnya

Moto G86 Power Resmi Hadir di Indonesia, Usung Baterai Super Jumbo dan Fitur AI Canggih

Selanjutnya

KAI Daop 6 Yogyakarta Catat Ketepatan Waktu Nyaris Sempurna pada Juli 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement