IDM Salurkan 3.000 Paket Sembako untuk Warga di Kawasan Borobudur dan Prambanan Jelang Idulfitri
Marknews.id – Yogyakarta – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, InJourney Destination Management (IDM) menyalurkan ribuan paket bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan destinasi wisata heritage. Program sosial ini menyasar keluarga pra-sejahtera yang berada di wilayah sekitar Candi Borobudur, Candi Prambanan, hingga kawasan Keraton Ratu Boko.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026 tersebut menjadi bagian dari program bertajuk “Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna”. Dalam program ini, IDM mendistribusikan sebanyak 3.000 paket sembako kepada warga di sejumlah desa di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Lapangan Rakai Pikatan, Prambanan, Sleman. Direktur Utama InJourney Destination Management Febrina Intan bersama jajaran direksi menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga. Sementara penyaluran bagi masyarakat di kawasan Borobudur dilakukan di Kantor Unit Borobudur oleh Direktur Operasi PT Taman Wisata Borobudur Supriadi Jufri.
Program ini merupakan agenda tahunan perusahaan yang digelar menjelang Idulfitri. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk membantu masyarakat sekitar destinasi wisata dalam memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga selama bulan Ramadan.
Paket bantuan yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan dasar seperti beras, minyak goreng, gula pasir, teh, mi instan, kecap, serta biskuit.
Komisaris Utama InJourney Destination Management Muhammad Tri Andika mengatakan bahwa Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar kawasan wisata.
“Kami percaya bahwa keberadaan destinasi wisata yang kami kelola harus memberikan kemaslahatan bagi masyarakat di sekitarnya. Sejalan dengan nilai-nilai Islami mengenai pentingnya memuliakan tetangga dan membantu mereka yang membutuhkan, program ini adalah wujud kehadiran kami untuk memastikan saudara-saudara kita di sekitar kawasan Candi serta menjadi bekal dalam menyambut Idulfitri dengan hati yang lebih tenang dengan kebutuhan yang tercukupi,” jelasnya.
Distribusi bantuan menyasar sekitar 3.000 keluarga yang tersebar di sejumlah wilayah. Di Sleman, bantuan diberikan kepada warga Desa Bokoharjo dan Desa Sambirejo di Kecamatan Prambanan, serta Desa Tamanmartani di Kapanewon Kalasan. Sementara di Kabupaten Klaten, paket sembako disalurkan kepada warga Desa Tlogo, Bugisan, Kebondalem Kidul, Kokosan, dan Pereng. Adapun di Jawa Tengah, bantuan juga menjangkau masyarakat di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.
Pemerintah setempat menyambut baik program tersebut. Panewu Prambanan Sleman Purwati menilai bantuan yang diberikan menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan destinasi wisata.
“Kami sebagai perwakilan warga mengucapkan terima kasih kepada IDM. Hal ini merupakan bentuk komitmen keberpihakan pihak manajemen terhadap keberadaan warga masyarakat di sekitar Candi Prambanan,” jelasnya.
Bagi warga penerima manfaat, bantuan sembako ini dinilai cukup membantu meringankan kebutuhan rumah tangga menjelang hari raya. Salah satu warga Bokoharjo, Erni Setyawati (51), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima.
“Bantuan ini dapat membantu mengurangi pengeluaran warga untuk memenuhi kebutuhan jelang lebaran. Semoga bantuan ini bisa semakin dirasakan oleh warga sekitar destinasi,” jelasnya.
Tidak hanya untuk masyarakat umum, IDM juga menyalurkan bantuan kepada sejumlah lembaga sosial. Di antaranya Panti Asuhan Daarul Ihsan Bokoharjo, Panti Asuhan Brayat Al Falah Borobudur, Panti Asuhan Fatimah Azahra, serta Panti Asuhan Yatim Putri Khoirunnisa di Berbah, Sleman.
Direktur Utama IDM Febrina Intan menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan program sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Ramadan mengajarkan kita untuk merasakan kesulitan sesama. Inilah komitmen kami untuk terus berjalan beriringan dengan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang berdampak dan berdaya secara kemanusiaan,” lanjut Febrina Intan.
Selain penyaluran sembako, IDM juga melaksanakan sejumlah kegiatan sosial lain selama Ramadan. Perusahaan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok ke beberapa panti asuhan serta menggelar kegiatan edukatif bagi anak-anak, seperti lomba mewarnai tingkat sekolah dasar dan lomba dai cilik.
Pengasuh Panti Asuhan Daarul Ihsan Bokoharjo Prambanan, Triyono, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak panti.
“Ini sebuah wacana memberikan motivasi bagi anak-anak kami agar mereka lebih semangat. Bahwa kondisi ini bukan apa-apa, karena Allah akan mengubah kondisi jika kita ingin mengubahnya. Kami menghaturkan terima kasih atas silaturahminya sangat luar biasa, mudah-mudahan menjadikan amal soleh bersama,” jelasnya.
Hal serupa juga dirasakan oleh para santri di panti asuhan tersebut. Salah satu santri, Syahrul Fahrudin, mengaku senang dengan kegiatan yang digelar selama Ramadan.
“Kami di panti asuhan sangat senang dengan adanya kegiatan yang membuat kami bahagia dan menghibur kami. Terima kasih atas segala bantuan dan apresiasi yang diberikan kepada kami. Semoga kegiatan ini tidak menjadi acara terakhir kalinya, semoga kita dapat bertemu lagi di kemudian hari,” jelasnya.
Tak hanya itu, perusahaan juga membagikan sekitar 2.000 paket takjil kepada masyarakat di sekitar kawasan operasional perusahaan. Selain itu, sebanyak 400 paket makanan berbuka puasa juga dibagikan kepada jamaah di empat masjid di sekitar kawasan Prambanan dan Klaten.
Melalui berbagai program sosial tersebut, IDM berharap keberadaan destinasi wisata yang dikelola tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar.











