KAI Daop 6 Gandeng Damkarmat Yogyakarta Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Angkutan Lebaran 2026
Marknews.id – Yogyakarta — Menjelang periode Angkutan Lebaran 2026 yang diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta memperkuat kesiapan operasional dengan menjalin koordinasi lintas instansi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempererat kerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta.
Pertemuan koordinasi tersebut digelar di Kantor Damkarmat Kota Yogyakarta pada Jumat (6/3). Dalam agenda itu, jajaran KAI Daop 6 yang dipimpin oleh Deputy EVP 6 Rahim Ramdani melakukan diskusi bersama Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta, Tokhid, beserta timnya.
Koordinasi tersebut difokuskan pada penguatan sistem keselamatan di lingkungan operasional perkeretaapian, khususnya terkait kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di area stasiun maupun fasilitas pendukung operasional kereta api.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu elemen penting dalam memastikan layanan transportasi tetap berjalan optimal selama masa arus mudik dan balik Lebaran.
“Koordinasi dengan Damkarmat Kota Yogyakarta menjadi bagian penting dari upaya KAI Daop 6 dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat, termasuk dalam aspek pencegahan dan penanganan kebakaran di area stasiun maupun fasilitas operasional. Melalui sinergi yang baik dengan berbagai pihak, kami optimistis penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pelanggan,” ujar Feni.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas berbagai skenario penanganan darurat yang berpotensi terjadi di kawasan stasiun maupun jalur operasional kereta api. Upaya ini dilakukan untuk memastikan setiap potensi risiko dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi.
KAI Daop 6 menilai dukungan dari instansi terkait seperti Damkarmat menjadi faktor penting dalam memperkuat sistem keselamatan transportasi publik. Dengan adanya koordinasi intensif, penanganan kejadian darurat diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif dan terstruktur.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta, Tokhid, menyatakan pihaknya menyambut baik inisiatif koordinasi yang dilakukan oleh KAI Daop 6 Yogyakarta.
Menurutnya, kolaborasi semacam ini penting untuk memastikan layanan transportasi massal tetap berjalan aman, terutama pada periode dengan lonjakan jumlah penumpang seperti musim mudik Lebaran.
“Kami siap mendukung upaya KAI Daop 6 dalam menjaga keselamatan operasional kereta api, khususnya dalam aspek penanganan keadaan darurat dan mitigasi risiko kebakaran,” kata Tokhid.
Momentum Angkutan Lebaran setiap tahun memang menjadi salah satu periode paling sibuk bagi sektor transportasi. Lonjakan jumlah penumpang yang signifikan membuat seluruh operator transportasi perlu memastikan kesiapan layanan, baik dari sisi operasional maupun keselamatan.
Karena itu, KAI Daop 6 Yogyakarta terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait guna memastikan seluruh aspek layanan dapat berjalan optimal. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung terciptanya sistem transportasi kereta api yang selamat, aman, dan andal selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Selain memperkuat sinergi dengan Damkarmat, KAI Daop 6 juga secara bertahap melakukan berbagai langkah antisipatif lainnya, mulai dari peningkatan pengawasan fasilitas stasiun, kesiapan petugas operasional, hingga peninjauan prosedur keselamatan untuk menghadapi potensi situasi darurat.
Melalui rangkaian persiapan tersebut, KAI berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan kereta api yang lebih aman dan nyaman saat merayakan momen Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.











