Nama Kampung di Jogja yang Menggunakan Nama Profesi
Oleh : Agus U, jurnalis
Marknews.id – Tahukah Anda, kalau sejumlah nama kampung yang ada di Kota Yogyakarta berasal dari nama-nama profesi yang ada di masa lalu? Sebagian besar profesi itu hingga kini masih ada, hanya saja penamaannya atau penyebutannya sudah menggunakan istilah yang baru atau yang dikenal sekarang.
Nama-nama kampung itu di antaranya:
1. Gerjen
Kampung Gerjen yang berada di sebelah barat Kauman atau di sekitar Jalan Nyi Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta, diambil dari kata gerji. Pada masa lalu, gerji adalah orang yang pekerjaannya menjahit pakaian, tanpa membedakan pakaian pria dan wanita. Artinya, tidak membedakan antara tailor dan modiste.
Nama profesi gerji ini lama-kelamaan diganti dengan istilah yang saat itu dianggap lebih keren dalam bahasa Belanda, klermaker, dan akhirnya kini menjadi tailor untuk penjahit pakaian pria serta modiste untuk pembuat busana perempuan. Meski pada tahun 2000-an muncul pula profesi yang khusus merombak ukuran pakaian, yakni vermak.
2. Gamelan
Gamelan adalah salah satu kampung yang berada di “njeron beteng” Yogyakarta atau tepatnya di sebelah timur bangunan Kraton Yogyakarta.
Profesi gamel sama sekali tidak terkait dengan gamelan yang dikenal sebagai alat musik tradisional. Namun, gamel adalah orang yang pekerjaannya merawat kuda.
3. Dagen
Kampung Dagen berada di sebelah barat Jalan Malioboro. Nama kampung ini berasal dari kata undhagi. Undhagi adalah orang yang bekerja membuat perabotan dari kayu. Dari kata undhagi inilah muncul nama Dagen.
4. Ketandan
Kampung ini berada di sebelah utara Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta. Kata Ketandan memang berhubungan erat dengan pasar. Orang-orang yang bekerja menjadi petugas retribusi pasar pada masa lalu disebut tandha. Pemimpinnya berpangkat Mantri dan disebut Mantri Tandha Pamicis. Dari kata tandha inilah nama kampung Ketandan muncul.
5. Sayangan
Di Kotagede, Yogyakarta, ada kampung yang disebut Sayangan. Nama Sayangan ini berasal dari kata sayang. Bukan sayang dalam arti kasih, namun sayang adalah orang yang profesinya membuat peralatan atau perhiasan emas.
6. Pandeyan
Mudah ditebak, pandhe adalah orang yang pekerjaannya membuat peralatan dari besi.
Selain itu, masih ada pula nama-nama kampung yang berasal dari jabatan atau pekerjaan di lingkungan Kraton Yogyakarta, misalnya Kauman, Mertalulutan, Kumendaman, dan sebagainya. ()











