Beranda Ekbis Bisnis KAI dan KPK Gelar Pameran Antikorupsi di Stasiun Yogyakarta, Tegaskan Komitmen Transparansi Publik
Bisnis

KAI dan KPK Gelar Pameran Antikorupsi di Stasiun Yogyakarta, Tegaskan Komitmen Transparansi Publik

MARKNEWS.ID , YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, berkolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menggelar pameran bertajuk “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju” di Stasiun Yogyakarta. Acara yang berlangsung selama dua hari, 28-29 November, ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati setiap tanggal 9 Desember.

Komitmen KAI dalam Pemberantasan Korupsi
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan pameran ini mencerminkan komitmen KAI sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan strategis di sektor transportasi publik.

“Sebagai salah satu BUMN yang memiliki peran vital dalam menyediakan layanan transportasi kereta api di Indonesia, KAI harus meneguhkan dan membangun komitmen dalam memberantas korupsi,” ujar Krisbiyantoro.

Dalam pameran tersebut, KAI menampilkan berbagai inisiatif anti korupsi yang telah diterapkan di lingkungan perusahaan, seperti sistem manajemen anti penyuapan berbasis ISO 37001:2016, pengendalian gratifikasi, hingga sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system). Selain itu, juga diperkenalkan sistem anti-fraud yang diimplementasikan di seluruh lingkup KAI Group.

KAI dan KPK Gelar Pameran Antikorupsi di Stasiun Yogyakarta, Tegaskan Komitmen Transparansi Publik

Pendekatan Edukatif dan Interaktif
Pameran ini tidak hanya informatif, tetapi juga dikemas secara interaktif. Salah satu daya tariknya adalah materi edukasi yang disajikan dalam bentuk komik dan poster bergambar, yang mempermudah pengunjung untuk memahami implementasi manajemen antikorupsi di KAI.

Selain itu, KAI juga menggelar kuis interaktif dengan hadiah merchandise menarik untuk para pengunjung. Aktivitas ini bertujuan untuk meningkatkan antusiasme pengunjung, baik dari kalangan internal maupun eksternal, sekaligus memperkenalkan konsep transparansi dan integritas dalam pelayanan publik.

“Semua hal tersebut dikemas dalam cerita bergambar berwujud komik dan poster yang dipajang di booth. Jadi para pengunjung stasiun baik internal maupun eksternal dapat memahami secara mudah tentang bagaimana manajemen anti korupsi, penyuapan, dan sejenisnya dilakukan oleh KAI Group,” jelas Krisbiyantoro.

Langkah Berkelanjutan KAI dan KPK
Kolaborasi antara KAI dan KPK dalam mendorong upaya pemberantasan korupsi bukanlah hal baru. Sebelumnya, KAI telah menyelenggarakan webinar peringatan Hakordia 2024 di Gedung Jakarta Railway Center (JRC) pada 19 November, serta pameran serupa di Stasiun Pasar Senen pada 25-26 November.

Tidak hanya itu, KAI juga menyediakan halaman khusus di situs resmi perusahaan (kai.id) untuk memberikan informasi terkait penerapan Good Corporate Governance (GCG). Langkah ini merupakan wujud komitmen KAI dalam mewujudkan pelayanan yang transparan dan akuntabel di sektor transportasi publik.

“Melalui beragam aktivitas seperti ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat dan karyawan untuk bersama-sama menegakkan integritas dalam setiap aspek kehidupan, khususnya di sektor transportasi publik. Kami juga menegaskan komitmen KAI untuk memberikan pelayanan yang transparan dan akuntabel, serta mewujudkan Good Corporate Governance (GCG),” tutup Krisbiyantoro.

Menguatkan Peran Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi
Pameran ini diharapkan tidak hanya menjadi bentuk sosialisasi, tetapi juga ajakan kepada masyarakat untuk aktif mendukung pemberantasan korupsi. Langkah inovatif seperti ini mencerminkan upaya serius dari KAI dan KPK dalam menciptakan ekosistem yang bersih dan berintegritas, demi mewujudkan Indonesia yang maju dan bebas dari korupsi.

Sebelumnya

Surabaya Jadi Tuan Rumah Mubes ke-2 Forbis IKPM Gontor

Selanjutnya

UGM Gelar Pagelaran Seni Kolaboratif, Sambut Dies Natalis ke-75 dengan Inovasi Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement