Truk Kontainer Mogok di Rel Kereta Api Purwokerto, Perjalanan Lima Kereta Terganggu
MARKNEWS.ID – Sebuah insiden terjadi di perlintasan kereta api JPL 382 KM 361 + 300 antara Stasiun Kebasen dan Notog, Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (6/12/2024). Sebuah truk kontainer besar mogok di atas rel akibat patahnya pegas roda belakang, menyebabkan terganggunya perjalanan lima rangkaian kereta api.
“Truk berjenis kontainer tersebut mengalami patah pada pegas roda belakang dan mogok saat melewati perlintasan JPL 382 KM 361 + 300 antara Stasiun Kebasen – Notog,” jelas Krisbiyantoro, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, Jumat (6/12/2024).
Penanganan Cepat Petugas KAI
Tim PT KAI Daop 6 Yogyakarta langsung bergerak cepat untuk mengevakuasi truk tersebut. Jalur kereta api kembali normal dan dapat dilalui sekitar pukul 11.50 WIB.
Namun, insiden ini menyebabkan sejumlah kereta api mengalami keterlambatan keberangkatan dengan waktu bervariasi. Berikut daftar kereta api yang terdampak:
- Kereta Api 88 (Fajar Utama Solo) terlambat 86 menit.
- Plb 18A (Argo Semeru) terlambat 76 menit.
- Plb 246A (Bengawan) terlambat 39 menit.
- Kereta Api 162 (Joglosemarkerto) terlambat 33 menit.
- Kereta Api 142 (Fajar Utama Yogyakarta) terlambat 27 menit.
Kompensasi untuk Penumpang
Sebagai bentuk tanggung jawab, PT KAI memberikan kompensasi kepada penumpang yang terdampak sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api.
“Kompensasi meliputi pemberian minuman, makanan ringan, atau makanan berat, tergantung durasi keterlambatan,” ungkap Krisbiyantoro.
Selain itu, pelanggan diimbau untuk selalu memantau informasi perjalanan kereta api melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, atau menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp di 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau akun media sosial KAI121.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kesabaran pelanggan selama penanganan gangguan ini. KAI juga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan berharap perjalanan kereta api segera kembali normal,” tutup Krisbiyantoro.
Dengan kejadian ini, PT KAI kembali menunjukkan komitmennya dalam menangani gangguan perjalanan secara cepat dan profesional demi memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggannya.











