Beranda Berita Utama Komisi V DPR RI Soroti Kesiapan Stasiun Yogyakarta Hadapi Lonjakan Angkutan Lebaran 2026
Berita Utama

Komisi V DPR RI Soroti Kesiapan Stasiun Yogyakarta Hadapi Lonjakan Angkutan Lebaran 2026

MARKNEWS.ID – YOGYAKARTA – Pengawasan terhadap kesiapan transportasi publik jelang musim mudik mulai diperketat. Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja reses ke Stasiun Yogyakarta pada Jumat (20/2) guna memastikan sarana dan prasarana perkeretaapian siap menghadapi Angkutan Lebaran 2026.

Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Roberth Rouw, bersama 11 anggota lainnya. Rombongan diterima langsung oleh Executive Vice President Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo, beserta jajaran manajemen.

Dalam peninjauan lapangan, Komisi V menelaah sejumlah titik layanan strategis. Fokus perhatian tertuju pada implementasi sistem face recognition untuk boarding, kenyamanan ruang tunggu, pola pergerakan penumpang di dalam stasiun, kesiapan pos kesehatan, hingga operasional gate layanan kereta bandara dan area KRL. Infrastruktur pendukung lainnya juga tidak luput dari evaluasi.

Langkah ini dinilai penting mengingat Stasiun Yogyakarta merupakan salah satu simpul transportasi utama di wilayah selatan Pulau Jawa. Dengan mobilitas yang terus meningkat, kesiapan sistem dan sumber daya menjadi faktor krusial dalam menjaga kelancaran arus penumpang saat periode puncak.

Selain meninjau fasilitas, anggota dewan turut berdialog langsung dengan sejumlah calon penumpang. Interaksi tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi terkait kenyamanan layanan, efektivitas alur keberangkatan, hingga kemudahan akses teknologi yang diterapkan.

Dalam keterangannya di lokasi, Roberth Rouw menekankan pentingnya konsistensi peningkatan layanan menjelang musim mudik.

“Kinerja dan pelayanan yang sudah baik ini agar dipertahankan bahkan ditingkatkan terlebih untuk mengantisipasi lonjakn penumpang saat masa mudik Lebaran nanti,” ujar Roberth Rouw selaku Wakil Ketua Komisi V DPR RI dalam tinjauannya di Stasiun Yogyakarta, Jumat (20/2).

Apresiasi terhadap kinerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta juga disampaikan, terutama atas pemanfaatan teknologi digital yang dinilai mampu mempercepat proses layanan dan meminimalkan antrean.

Sementara itu, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebut kunjungan tersebut menjadi penguatan moral bagi jajaran operasional.

“Kunjungan Komisi V DPR RI ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memastikan keberlanjutan peningkatan pelayanan, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun inovasi berbasis teknologi. KAI Daop 6 berkomitmen menghadirkan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan pelanggan serta mendukung operasional yang selamat, aman, dan andal,” ujar Feni.

Menurutnya, kesiapan Angkutan Lebaran 2026 tidak hanya bertumpu pada penambahan kapasitas, tetapi juga pada penguatan sistem operasional dan evaluasi berkala di seluruh lini pelayanan.

“KAI Daop 6 Yogyakarta secara konsisten melakukan evaluasi dan peningkatan berkelanjutan guna memastikan seluruh layanan berjalan optimal, khususnya dalam menghadapi masa Angkutan Lebaran. Komitmen keberlanjutan ini merupakan bagian dari upaya kami dalam memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan,” tambah Feni.

Dengan pengawasan langsung dari legislatif, pengelola perkeretaapian di Daop 6 diharapkan mampu menjaga standar layanan sekaligus mengantisipasi potensi kepadatan saat arus mudik dan arus balik Lebaran tahun depan.

Sebelumnya

Digitalisasi Penyiaran Dinilai Belum Menyentuh Proses Bisnis, DPRD DIY Soroti Tantangan Media Lokal

Selanjutnya

KOMAS Pasang Lampu Surya di Akses Pesantren Daaru Tahfidz Agam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement