KAI Daop 6 Yogyakarta Tanam 60 Pohon Serentak, Wujudkan Komitmen Hijau di 8 Stasiun
MARKNEWS.ID, YOGYAKARTA — Dalam rangka menyukseskan Hari Gerakan Satu Juta Pohon, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta melaksanakan penanaman 60 batang pohon secara serentak di delapan stasiun, Jumat (10/1). Langkah ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan melalui inisiatif bertajuk KAI Go Green.
Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, menjelaskan bahwa penanaman pohon ini bertujuan untuk mendukung penghijauan dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat serta nyaman, khususnya di area stasiun.
“Adapun pohon yang ditanam kali ini berjenis pohon keras seperti tabebuya daun besar, mangga gedong gincu, dan jambu jamaika dengan jumlah total sebanyak 60 batang. Yang ditanam di 8 stasiun di antaranya Stasiun Wojo, Jenar, Wates, Patukan, Salem, Goprak, Solojebres, dan Sragen,” ungkap Krisbiyantoro.
Komitmen Kelestarian Lingkungan
Penanaman pohon di Stasiun Patukan menjadi simbol awal dari rangkaian program penghijauan yang akan terus dilakukan oleh KAI Daop 6. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga kelestarian lingkungan. Krisbiyantoro menegaskan bahwa penghijauan ini tidak berhenti di delapan stasiun saja, tetapi akan berlanjut di area perkantoran, stasiun lain, serta lingkungan sekitar wilayah operasional KAI.
“Ke depannya, Daop 6 Yogyakarta akan terus melanjutkan penanaman pohon baik di perkantoran, stasiun, maupun lingkungan sekitar wilayah bisnis perusahaan melalui program TJSL KAI Go Green,” tambahnya.
Program KAI Go Green tidak hanya bertujuan untuk pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi upaya untuk mengatasi polusi udara, menciptakan kenyamanan bagi pelanggan, serta memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan.
Investasi Hijau untuk Masa Depan
Langkah KAI ini dipandang sebagai bentuk investasi untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. “Program penanaman pohon oleh Daop 6 bukan sekadar tindakan pelestarian lingkungan, tetapi juga sebuah investasi untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan untuk generasi mendatang,” ujar Krisbiyantoro.
Selain itu, keberadaan pohon-pohon di sekitar jalur kereta api diharapkan mampu mengurangi risiko longsor dan banjir yang dapat mengganggu operasional kereta api. Penanaman pohon juga dilengkapi dengan pengembangan taman-taman di area stasiun untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan.

Target Jangka Panjang
KAI memiliki target ambisius untuk menanam satu juta pohon hingga tahun 2041. Langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasionalnya.
“Di awal 2025 ini, KAI secara serentak memulai tahun dengan penanaman pohon termasuk di wilayah Daop 6 untuk menunjukkan bahwa KAI tidak hanya mencari keuntungan melalui operasional kereta api, tetapi juga menjalankan ESG yang menaruh kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, sosial, dan governance,” ujar Krisbiyantoro.
Melalui program ini, KAI berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih asri, sehat, dan aman untuk pelanggan serta masyarakat sekitar, sekaligus menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk turut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.











