KAI Daop 6 Yogyakarta Gelar Tes Narkoba untuk Jamin Keselamatan Operasional Angkutan Nataru 2024/2025
MARKNEWS.ID , YOGYAKARTA – Dalam upaya memastikan kelancaran dan keselamatan operasional kereta api selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menggelar tes narkoba bagi para awak sarana perkeretaapian dan petugas operasional. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu (13-14/12), dengan menggandeng instansi kesehatan terkait untuk menjamin validitas hasil tes.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Daop 6 untuk memastikan seluruh petugas dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh narkoba.
“Tes narkoba ini menyasar berbagai profesi penting dalam operasional kereta api, termasuk Masinis, Asisten Masinis, Kondektur, Teknisi Kereta Api, Polsuska, Petugas Penjaga Perlintasan, Security, dan pekerja operasional lainnya yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan perjalanan kereta api. Tes dilakukan bekerja sama dengan instansi kesehatan terkait guna memastikan hasil yang valid dan terpercaya,” katanya.
Tes narkoba tersebut dilakukan secara acak kepada 100 pegawai operasional Daop 6 Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah tes urine untuk mendeteksi kandungan zat seperti Amphetamine (AMP), Morphine/Opiate (MOP), Mariyuana (THC), Cocaine (COC), Methamphetamine (MET), dan Benzoidazepine (BZD).

Langkah Preventif untuk Keselamatan Penumpang
Menurut Krisbiyantoro, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memastikan keselamatan operasional, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk meminimalkan risiko yang dapat mengganggu layanan kepada penumpang.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh petugas yang bertugas dalam masa angkutan Natal dan Tahun Baru ini berada dalam kondisi terbaik dan bebas dari pengaruh narkoba. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami,” ujar Krisbiyantoro.
Selain tes narkoba, KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengadakan penyuluhan kesehatan mengenai manajemen kelelahan, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), dan pengoperasian alat kesehatan. Program pembinaan dan sosialisasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba juga rutin dilakukan kepada seluruh karyawan.
“Kami akan terus berkomitmen untuk memberikan layanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh penumpang. Langkah-langkah preventif dan proaktif ini kami lakukan sebagai wujud dari tanggung jawab kami terhadap keselamatan dan pelayanan penumpang,” tutupnya.
Melalui serangkaian upaya ini, KAI Daop 6 Yogyakarta berharap dapat memberikan layanan terbaik selama masa libur Nataru 2024/2025, serta menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap keselamatan perjalanan kereta api











