Beranda Ekbis Jumlah Penumpang Commuter Line Yogyakarta Tembus 4,9 Juta di Semester I 2025
Ekbis

Jumlah Penumpang Commuter Line Yogyakarta Tembus 4,9 Juta di Semester I 2025

MARKNEWS.ID, YOGYAKARTA – Kinerja KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta menunjukkan tren positif sepanjang semester pertama 2025. Dengan mencatatkan total volume pengguna mencapai 4.961.139 orang, angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 17 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini didorong oleh naiknya jumlah penumpang dua layanan utama, yakni Commuter Line Yogyakarta–Palur dan Commuter Line Prameks. Pengguna Yogyakarta–Palur naik 17,25 persen menjadi 4.413.690 orang, sedangkan Prameks mengalami pertumbuhan 15 persen menjadi 547.449 orang.

Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan peran penting Commuter Line sebagai moda transportasi pilihan utama masyarakat Yogyakarta, Solo, dan wilayah sekitarnya.

“Di Yogyakarta, Commuter Line pun sudah menjadi transportasi andalan bagi masyarakat di sana atau pengunjung luar daerah. Selain karena kelebihan dari sisi tarif yang sangat terjangkau semua kalangan, lebih aman, nyaman. Di sisi lain, juga terbukti mengurangi kepadatan di jalan raya hingga mengurangi tingkat polusi,” ungkap Joni.

Hingga Juni 2025, Stasiun Yogyakarta tercatat sebagai stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi. Rata-rata penumpang yang naik dari stasiun ini mencapai 7.117 orang per hari kerja, dan meningkat menjadi 9.298 orang pada akhir pekan. Untuk kedatangan, angkanya mencapai 6.017 orang pada hari kerja dan 8.913 orang di akhir pekan.

Sementara itu, Stasiun Solo Balapan juga menunjukkan pergerakan yang cukup tinggi, dengan rata-rata 2.361 penumpang naik dan 2.596 penumpang turun pada hari kerja. Jumlah tersebut melonjak menjadi 3.309 penumpang naik dan 3.493 penumpang turun saat akhir pekan.

Pada layanan Prameks, Stasiun Kutoarjo menjadi titik keberangkatan utama, dengan 1.096 penumpang naik di hari kerja dan 3.309 orang di akhir pekan. Untuk kedatangan, volume mencapai 2.596 orang pada hari biasa dan 3.493 orang saat libur.

Menurut Joni, keberhasilan ini tak lepas dari integrasi layanan Commuter Line dengan moda transportasi lainnya, termasuk KA Jarak Jauh dan transportasi darat lokal. Hal ini memudahkan masyarakat dalam mobilisasi antarkota maupun dalam kota.

Selain itu, peningkatan fasilitas layanan juga menjadi faktor penting dalam mendongkrak kenyamanan penumpang. Beberapa langkah strategis yang telah dilakukan KAI Commuter di antaranya adalah pelebaran ruang tunggu di Stasiun Yogyakarta, serta penambahan fasilitas musala dan toilet di sejumlah stasiun.

“KAI Commuter juga terus mengupayakan berbagai langkah untuk memudahkan masyarakat dalam menggunakan Commuter Line dan mengintegrasikan layanan Commuter Line dengan moda transportasi lainnya,” jelas Joni.

Peningkatan jumlah pengguna Commuter Line ini juga menunjukkan adanya pergeseran pola transportasi masyarakat urban menuju moda yang lebih efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan.

“Sesuai dengan visi perusahaan, yaitu menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban melalui pengelolaan transportasi perkotaan terbaik di Indonesia, KAI Commuter terus meningkatkan layanan kepada seluruh penggunanya,” pungkas Joni.

Melalui tren pertumbuhan ini, KAI Commuter optimistis akan terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam bermobilitas, sekaligus mendukung pengembangan transportasi publik yang berkelanjutan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

 

Sebelumnya

Bentang Alam Bukit Tigapuluh Terancam, Satgas PKH Gencarkan Penegakan Hukum

Selanjutnya

KA Sancaka Dilempar Batu di Klaten, Dua Penumpang Terluka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement