Wuling Mitra EV Tembus Pasar Malaysia, Harga Mulai Rp 437 Juta
Marknews.id – Wuling Mitra EV mulai memperluas jangkauan pasar di Asia Tenggara. Di Malaysia, kendaraan niaga listrik ini hadir dengan nama TQ Wuling Porta EV dan menawarkan dua pilihan jarak tempuh, yakni 300 km dan 400 km berdasarkan standar pengujian CLTC.
Mengutip laporan Paultan, TQ Wuling Porta EV mulai dipasarkan setelah periode pemesanan berlangsung selama beberapa bulan. Kehadiran model ini menambah pilihan kendaraan niaga listrik bagi pelaku usaha di Malaysia yang membutuhkan kendaraan untuk mengangkut barang.
Harga TQ Wuling Porta EV di Malaysia
Wuling menawarkan Porta EV dalam dua varian dengan kapasitas baterai dan jarak tempuh berbeda. Varian 300 km dibanderol RM 99.800 atau sekitar Rp 437 juta. Sementara itu, varian 400 km memiliki harga RM 105.800 atau setara Rp 463 juta.
Model ini pertama kali hadir pada 2024 dengan nama Wuling Yangguang. Wuling juga memasarkan kendaraan tersebut di sejumlah negara dengan nama Porta EV, termasuk Hong Kong dan Thailand. Di Indonesia, konsumen mengenalnya sebagai Wuling Mitra EV.
Dimensi dan Kapasitas Kargo Wuling Mitra EV
TQ Wuling Porta EV memiliki panjang 5.010 mm, lebar 1.800 mm, dan jarak sumbu roda 3.050 mm. Tinggi kendaraan mencapai 1.960 mm untuk varian 300 km dan 1.975 mm untuk varian 400 km.
Van listrik ini menggunakan lima pintu, termasuk dua pintu geser di sisi samping dan dua pintu belakang yang dapat terbuka hingga 270 derajat. Konfigurasi tersebut memudahkan pengguna saat memasukkan maupun mengeluarkan barang.
Ruang kargonya memiliki volume 6,5 meter kubik dengan ukuran panjang 2.830 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 1.365 mm.
Dari sisi daya angkut, varian 300 km mampu membawa muatan maksimum 1.165 kg. Adapun varian 400 km memiliki kapasitas muatan hingga 1.105 kg.
Spesifikasi Motor dan Baterai
Wuling membekali Porta EV dengan motor listrik yang terpasang di bagian belakang. Motor tersebut menghasilkan tenaga 102 PS dan torsi 180 Nm, dengan kecepatan maksimum 115 km/jam.
Kedua varian menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP), tetapi memiliki kapasitas berbeda. Varian 300 km memakai baterai 41,9 kWh, sedangkan varian 400 km mengandalkan baterai 56,2 kWh.
Berdasarkan standar CLTC, masing-masing varian mampu menempuh jarak hingga 300 km dan 400 km. Jika mengacu pada standar WLTP, jarak tempuhnya diperkirakan mencapai 240 km untuk varian 300 km dan 320 km untuk varian 400 km.
Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa standar pengujian memengaruhi hasil estimasi jarak tempuh. Karena itu, pengguna perlu mempertimbangkan kebutuhan perjalanan dan kondisi operasional sebelum memilih varian.
Waktu Pengisian Daya
TQ Wuling Porta EV mendukung pengisian daya AC dan pengisian cepat DC. Kedua metode tersebut menawarkan waktu pengisian berbeda sesuai kapasitas baterai masing-masing varian.
Varian 300 km membutuhkan sekitar 30 menit untuk mengisi baterai dari 30% hingga 80% menggunakan pengisian cepat DC. Pengisian AC dari 20% hingga 100% memerlukan waktu sekitar 5 jam 15 menit.
Sementara itu, varian 400 km membutuhkan sekitar 20 menit untuk pengisian DC dari 30% hingga 80%. Pengisian AC dari 20% hingga 100% memerlukan waktu sekitar 6 jam 45 menit.
Fitur Kabin dan Keselamatan
Di bagian interior, Porta EV menyediakan dua kursi depan berbahan kain dengan pengaturan manual empat arah. Kendaraan ini juga memiliki layar sentuh berukuran 8 inci yang mendukung bahasa Melayu, konektivitas Bluetooth, port USB, kamera mundur, serta layar informasi TFT 3,5 inci.
Untuk penerangan, Wuling menggunakan lampu depan LED serta lampu kabut di bagian depan dan belakang. Kendaraan ini memakai pelek baja 15 inci dengan penutup hub dan ban cadangan berukuran penuh.
Fitur keselamatannya mencakup dua airbag, sistem pengereman ABS, Electronic Brakeforce Distribution (EBD), kontrol stabilitas, rem cakram depan, dan rem tromol belakang.
Harga Wuling Mitra EV di Indonesia
Di Indonesia, Wuling Mitra EV menawarkan harga yang lebih rendah dibandingkan banderol TQ Wuling Porta EV di Malaysia.
Varian blind van Wuling Mitra EV dijual mulai Rp 328 juta, sedangkan varian minibus memiliki harga awal Rp 348 juta.
Perbedaan harga tersebut memberikan gambaran mengenai posisi Mitra EV di pasar kendaraan niaga listrik Indonesia. Dengan pilihan bodi, kapasitas baterai, dan jarak tempuh yang berbeda di berbagai pasar, calon pengguna dapat menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan pengangkutan barang maupun operasional bisnis sehari-hari.
Baca Juga : Wuling Gaet Dunia Musik, Hadirkan Mobil Listrik Sebagai Grand Prize di Remember November Vol.3









