Google Fitbit Edge Resmi Diperkenalkan, Punya GPS Bawaan dan Baterai hingga 7 Hari
Marknews.id – Google memperkenalkan Google Fitbit Edge pada Senin (12/10/2026) waktu Amerika Serikat. Gelang pintar ini menawarkan kombinasi fitur pemantauan kesehatan, pelacakan olahraga, dan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam desain ringkas.
Fitbit Edge hadir untuk pengguna yang membutuhkan perangkat kebugaran dengan kemampuan lebih lengkap daripada gelang pintar tanpa layar. Google membekalinya dengan layar Hybrid OLED, GPS bawaan, serta sejumlah sensor untuk memantau kondisi tubuh dan aktivitas sehari-hari.
Perangkat ini juga menempati posisi di antara smartwatch seperti Pixel Watch dan gelang kebugaran Fitbit Air yang mengusung desain tanpa layar.
Desain Ringkas dengan Layar Lebih Luas
Google Fitbit Edge menggunakan layar Hybrid OLED dengan area tampilan 46 persen lebih luas dibandingkan Fitbit Charge 6 yang meluncur pada 2023. Google merancang layar tersebut agar pengguna tetap bisa membaca informasi saat beraktivitas di bawah sinar matahari langsung.
Perangkat ini memiliki ketebalan 11,5 mm dan menggunakan bodi aluminium daur ulang. Google juga mengklaim casing Fitbit Edge memiliki bobot 45 persen lebih ringan dibandingkan Apple Watch Series 12.
Pada bagian samping, Google menyematkan tombol fisik untuk memudahkan akses ke fungsi tertentu, termasuk menjeda sesi olahraga. Antarmukanya menampilkan informasi seperti jumlah langkah, cuaca, detak jantung, kualitas tidur, dan pelacakan siklus menstruasi.
Fitbit Edge juga mendukung Google Maps, kontrol media, serta notifikasi panggilan dan pesan. Pengguna dapat menyesuaikan tampilan jam dan memilih tali pengganti sesuai kebutuhan.
Mendukung Lebih dari 50 Mode Olahraga
Google membekali Fitbit Edge dengan lebih dari 50 mode olahraga. Perangkat ini menyediakan panduan latihan secara langsung, seperti target kecepatan ketika berlari, zona detak jantung saat melakukan latihan interval intensitas tinggi atau HIIT, serta catatan waktu setiap putaran di lintasan.
GPS bawaan memungkinkan pengguna merekam rute olahraga tanpa membawa ponsel. Google mengklaim teknologi pelacakan tersebut memiliki akurasi hingga 40 persen lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
Untuk aktivitas yang melibatkan perubahan ketinggian, Fitbit Edge menyediakan altimeter. Sensor ini membantu merekam perubahan elevasi ketika pengguna berlari di jalur menanjak, berolahraga di luar ruangan, atau menaiki tangga.
Selain pencatatan manual, perangkat ini dapat mengenali dan mengategorikan hingga 100 jenis aktivitas secara otomatis. Fitur tersebut membantu pengguna mencatat kegiatan seperti berjalan kaki, berlari, dan bersepeda tanpa harus memulai pelacakan terlebih dahulu.
Fitur Pemantauan Kesehatan Berbasis AI
Google Fitbit Edge membawa sejumlah fitur untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh sehari-hari. Perangkat ini memantau detak jantung secara berkelanjutan dan menyediakan aplikasi elektrokardiogram (ECG) untuk memeriksa irama jantung.
Sensor suhu kulit merekam perubahan suhu tubuh pada malam hari. Google menggabungkan data tersebut dengan analisis tahapan tidur dan variabilitas detak jantung atau heart rate variability (HRV) untuk menghasilkan penilaian pemulihan setiap pagi.
Google juga menghadirkan Health Guardian untuk memantau perubahan pola kesehatan. Fitur ini mencakup pemantauan tren tekanan darah, tren resistensi insulin, serta peringatan ketika detak jantung terlalu tinggi atau rendah.
Melalui layanan Google Health Premium, pengguna dapat memanfaatkan Health Coach untuk memahami perubahan pola kesehatan, memperoleh saran gaya hidup yang dipersonalisasi, dan menyesuaikan rencana kebugaran.
Meski menawarkan beragam kemampuan pemantauan, Google menegaskan bahwa fitur tersebut berfungsi untuk mengamati tren kesehatan. Informasi yang dihasilkan tidak menggantikan pemeriksaan maupun diagnosis medis dari tenaga kesehatan.
Baterai Bertahan hingga Tujuh Hari
Daya tahan baterai menjadi salah satu fitur yang ditawarkan Fitbit Edge. Google mengklaim perangkat ini mampu beroperasi hingga tujuh hari dalam sekali pengisian daya.
Ketika baterai hampir habis, pengguna dapat memanfaatkan pengisian cepat melalui konektor magnetik. Google menyebut pengisian selama lima menit dapat menyediakan daya untuk penggunaan hingga satu hari.
Fitbit Edge juga memiliki ketahanan air hingga kedalaman 50 meter sehingga dapat mendukung berbagai aktivitas di lingkungan basah.
Hal menarik lainnya terletak pada desain internal perangkat. Google menyebut Fitbit Edge sebagai pelacak kebugaran pertamanya yang dirancang agar dapat diperbaiki. Arsitektur internal modular dan baterai yang bisa diganti menjadi bagian dari pendekatan tersebut.
Harga Google Fitbit Edge
Google menawarkan Fitbit Edge dalam empat pilihan warna, yaitu Obsidian dengan casing hitam matte, Fog dengan casing perak mengilap, Olive dengan casing satin pyrite, serta Canyon dengan casing emas hangat.
Pengguna juga dapat memilih beberapa jenis tali pengganti, termasuk Active Sport, Performance Loop, Magnet, dan Metal Links.
Google turut memperkenalkan Stephen Curry Special Edition Fitbit Edge melalui kolaborasi dengan pebasket NBA sekaligus penasihat performa Google, Stephen Curry. Edisi khusus ini menggunakan kombinasi warna rye dan oranye yang terinspirasi dari Curry, serta tali yang dirancang tahan air dan mampu menyerap kelembapan.
Berikut harga kedua model berdasarkan informasi yang diumumkan Google:
- Google Fitbit Edge: 179,99 dollar AS atau sekitar Rp 3,2 juta.
- Google Fitbit Edge Stephen Curry Special Edition: 219,99 dollar AS atau sekitar Rp 3,9 juta.
Edisi Stephen Curry memiliki harga 40 dollar AS lebih tinggi dibandingkan model reguler.
Google Tingkatkan Fitur Otomatis Fitbit Air
Selain memperkenalkan Fitbit Edge, Google mengumumkan pembaruan fitur untuk Fitbit Air yang meluncur pada Mei 2026. Pembaruan ini juga akan hadir untuk Fitbit Edge dan Pixel Watch 3, Pixel Watch 4, serta Pixel Watch 5.
Melalui pembaruan tersebut, sistem pelacakan aktivitas otomatis dapat mengenali lebih dari 100 jenis olahraga, meningkat dari sebelumnya hanya 10 jenis. Aktivitas yang didukung mencakup latihan kekuatan, berenang, olahraga raket, dan olahraga beregu.
Google Health juga menggunakan informasi rutinitas olahraga, riwayat aktivitas, koreksi manual, serta lokasi jika pengguna mengizinkannya untuk meningkatkan ketepatan deteksi. Google mengklaim akurasi pengenalan aktivitas meningkat hampir dua kali lipat, sementara jumlah aktivitas yang terlewat berkurang lebih dari setengahnya.
Sistem akan mencatat olahraga berdurasi minimal 15 menit secara otomatis apabila aktivitas tersebut menunjukkan peningkatan detak jantung yang berlangsung secara berkelanjutan. Ringkasan olahraga biasanya muncul di aplikasi ponsel dalam waktu 30 menit.
Google turut mengembangkan kemampuan sistem untuk mempelajari kebiasaan pengguna. Konfirmasi dan koreksi terhadap hasil deteksi sebelumnya menjadi bahan untuk meningkatkan akurasi pengenalan aktivitas berikutnya.
Google menjadwalkan pembaruan tersebut tersedia untuk perangkat yang didukung pada akhir Oktober 2026.
Kehadiran Fitbit Edge memperluas pilihan perangkat kebugaran Google bagi pengguna yang menginginkan layar lebih besar, GPS bawaan, dan pemantauan kesehatan dalam satu gelang pintar. Sementara itu, pembaruan Fitbit Air dan Pixel Watch menunjukkan upaya Google untuk meningkatkan kemudahan pencatatan aktivitas melalui sistem otomatis.
Baca Juga : Google Hadirkan Fitur ‘Search Screen’ untuk iPhone, Saingi Circle to Search di Android









