Beranda Berita Utama Hari Pelanggan Nasional 2026, IDM Hadirkan Pengalaman Wisata Interaktif di Empat Destinasi
Berita Utama

Hari Pelanggan Nasional 2026, IDM Hadirkan Pengalaman Wisata Interaktif di Empat Destinasi

MARKNEWS.ID – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 dimanfaatkan InJourney Destination Management (IDM) untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Tak hanya menawarkan potongan harga tiket, IDM menyiapkan sejumlah aktivitas yang mengajak pengunjung berinteraksi langsung dengan budaya dan lingkungan destinasi.

Program bertajuk “Setiap Jejak Penuh Makna” tersebut digelar di sejumlah destinasi yang dikelola IDM, yakni Taman Wisata Candi Borobudur, Taman Wisata Candi Prambanan, Keraton Ratu Boko, serta Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari semangat “Melayani Sepenuh Hati” yang diusung ekosistem InJourney dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada 4 September.

Direktur Komersial IDM Gistang Panutur mengatakan, peringatan Harpelnas menjadi kesempatan bagi pengelola destinasi untuk memberikan pengalaman kunjungan yang lebih berkesan sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat.

“Di Borobudur, Prambanan, Ratu Boko dan TMII, setiap langkah pengunjung bukan sekadar kunjungan wisata, tetapi bagian dari perjalanan menikmati warisan budaya Indonesia dengan rasa nyaman, hangat, dan penuh makna,” jelas Gistang Panutur, Kamis (3/9/2026).

Diskon Tiket hingga Aktivasi Pengunjung

Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IDM memberikan sejumlah penawaran khusus bagi wisatawan. Salah satunya berupa diskon 15 persen tiket pelataran di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Keraton Ratu Boko bagi wisatawan domestik kategori dewasa.

Khusus tiket naik Candi Borobudur, wisatawan domestik dewasa juga mendapatkan potongan harga sebesar 10 persen untuk sesi 4, 5, dan 6.

Promo tersebut berlaku untuk kunjungan pada 4 September 2026 dan dapat diperoleh melalui situs resmi ticket.injourneydestination.id.

Sementara itu, TMII menawarkan paket bundling dengan potongan harga 20 persen untuk tiket masuk, kereta gantung, dan kendaraan bermotor.

Promo bundling tersebut berlaku pada 4–6 September 2026. Pengunjung dapat menikmati sejumlah fasilitas TMII dalam satu paket dengan harga lebih hemat. Namun, promo memiliki kuota terbatas dan tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya.

Selain promo, IDM juga menghadirkan sejumlah aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan wisatawan selama berada di destinasi.

Salah satunya adalah Layang Swara, sebuah bilik telepon yang disediakan sebagai ruang bagi wisatawan untuk menyampaikan pengalaman, kritik, saran, maupun aspirasi kepada pengelola destinasi.

“Layang Swara merupakan bentuk kepedulian kami kepada pengalaman yang dirasakan oleh wisatawan saat berkunjung ke destinasi. Kami ingin membuka ruang agar wisatawan dapat membagikan pengalaman dan saran untuk meningkatkan pelayanan dan menghadirkan kisah yang otentik dan bermakna,” lanjutnya.

Pada momentum tersebut, sepuluh pengunjung juga akan mendapatkan sambutan dari Duta Pelanggan. Mereka akan memberikan rekomendasi pengalaman wisata yang sesuai, mulai dari storytelling, interaksi budaya, rekomendasi spot foto, guided moment hingga bantuan layanan.

Kehadiran jajaran manajemen di masing-masing destinasi juga menjadi bagian dari bentuk apresiasi kepada wisatawan yang memilih Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, dan TMII sebagai tujuan perjalanan mereka.

Pengalaman Wisata Melibatkan Lima Indra

Konsep pelayanan yang dihadirkan IDM tidak hanya berfokus pada fasilitas dan aktivitas wisata. Pengalaman pengunjung juga dirancang melalui pendekatan lima indra.

Untuk indera penglihatan atau sight, pengunjung disuguhi nuansa keramahan khas Indonesia, tata ruang estetik, serta berbagai suguhan budaya Nusantara.

Sementara indera pendengaran atau hearing dihadirkan melalui perpaduan musik tradisional dengan suara alam. Suasana tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih menenangkan bagi wisatawan.

Dari sisi rasa atau taste, pengunjung dapat menikmati kuliner autentik Indonesia, mulai dari makanan tradisional, camilan lokal, buah segar hingga minuman khas.

Pengalaman sentuhan atau touch diwujudkan melalui berbagai aktivitas interaktif yang memungkinkan wisatawan terlibat langsung dengan pengalaman budaya dan destinasi. Adapun indera penciuman atau scent dihadirkan melalui aroma rempah dan herbal segar yang memberikan nuansa alami.

Dengan pendekatan tersebut, IDM ingin menempatkan wisatawan bukan hanya sebagai orang yang datang berkunjung, tetapi juga sebagai bagian dari cerita perjalanan destinasi.

“Kami percaya, pelayanan sepenuh hati akan menghadirkan perjalanan yang berkesan dan dari sanalah lahir cerita-cerita indah yang akan menumbuhkan kecintaan terhadap warisan budaya Indonesia,” pungkasnya.

Wayang Hunt Ajak Wisatawan Menjelajah Destinasi

Selain Layang Swara, IDM juga menghadirkan Wayang Hunt sebagai aktivitas interaktif dalam rangkaian Harpelnas 2026.

Permainan tersebut menggunakan konsep gamification dengan mengajak pengunjung menjelajahi sejumlah touchpoint yang tersebar di kawasan Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, serta Teater dan Pentas Ramayana.

Wisatawan ditantang mengumpulkan berbagai jenis wayang yang tersedia di titik-titik tertentu. Setelah seluruh koleksi berhasil dikumpulkan, peserta dapat menukarkan satu set wayang dengan souvenir berupa tumbler.

Setiap touchpoint menyediakan jenis souvenir wayang yang berbeda sehingga pengunjung perlu mendatangi sejumlah lokasi untuk menyelesaikan koleksi.

“Pengunjung memiliki kesempatan untuk menemukan berbagai touchpoint yang mungkin sebelumnya belum menjadi bagian dari rencana kunjungan mereka. Interaksi ini diharapkan dapat meningkatkan engagement sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan di kawasan destinasi. Di sisi lain, wayang sebagai elemen utama permainan memberikan dimensi budaya dan menjadi bagian dari pengalaman wisata yang interaktif, ringan, dan relevan bagi pengunjung,” jelasnya.

Di Borobudur, titik Wayang Hunt antara lain berada di Layang Swara, Pamong Naik Candi, Museum Karmawibhangga, Resto Witarka, serta area persewaan wahana skuter.

Sementara di kawasan Prambanan, wisatawan dapat mencari wayang di titik Layang Swara, zona I Candi Prambanan, Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Sewu.

Untuk Ratu Boko, titik permainan tersebar di Layang Swara, Giant Font Ratu Boko, Zona 1 Ratu Boko, serta titik tunggu shuttle.

Adapun di area Teater Pentas, touchpoint berada di Layang Swara, Rama Shinta Garden Resto, Stage Open Air, dan Souvenir Shop.

Wisatawan yang telah melengkapi seluruh set wayang dapat melakukan penukaran hadiah di lokasi yang telah ditentukan.

Di Prambanan, penukaran dilakukan di Merch Store. Untuk Ratu Boko, penukaran tersedia di Andrawina Resto. Sementara penukaran di Borobudur dilakukan di area exit drop-off dan untuk Teater serta Pentas Ramayana berada di Rama Shinta Garden Resto.

Penukaran hadiah dibuka mulai pukul 14.00 WIB hingga destinasi tutup, selama persediaan reward masih tersedia.

“Wayang Hunt menjadi salah satu bentuk inovasi pengalaman pengunjung yang memadukan eksplorasi destinasi, interaksi, unsur budaya, dan apresiasi dalam satu rangkaian aktivitas,” pungkasnya.

Sebelumnya

Olimpiade Jaringan MikroTik (OJM) 2026 Siap Digelar, Targetkan 400 SMK Peserta Seluruh Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement