Maulid Nabi di MI Nurrohmah Dikemas Lewat MABIT dan Safari Berkisah
MARKNEWS.ID, BANTUL – MI Nurrohmah Bina Insani menggelar rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. yang diikuti ratusan murid kelas I–VI bersama alumni, guru dan tenaga kependidikan, wali murid, serta warga sekitar. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan murid kepada Rasulullah Saw. sekaligus menjadikannya sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan melibatkan 12 guru dan tenaga kependidikan, termasuk tiga guru pengabdian. Sejumlah tokoh masyarakat turut hadir, di antaranya Kepala Dukuh Ngrame dan Ketua RT 02 Ngrame. Ketua Yayasan Nurrohmah Bina Insani juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kepala MI Nurrohmah Bina Insani, Andri Prayitno, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan utama untuk menumbuhkan kecintaan murid kepada Rasulullah Saw.
“Tujuan untuk menumbuhkan cinta kepada Rasulullah Saw.,” kata Andri.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan aktivitas pagi yang menjadi agenda rutin madrasah, meliputi Ikrar Pagi, senam, sedekah sampah, salat Dhuha, murojaah, Hadis Arbain, hingga kegiatan belajar mengajar (KBM). Salah satu kegiatan yang menarik perhatian murid adalah Safari Berkisah yang menghadirkan Baskoro Adi Nugroho, S.Sos.
Dalam Safari Berkisah, Baskoro menyampaikan kisah Nabi Muhammad Saw. dan para sahabatnya. Melalui kisah tersebut, murid diajak memahami bahwa mencintai Nabi Saw. tidak cukup hanya dengan ucapan, tetapi juga dengan menjadikan beliau sebagai suri teladan.
Murid mengikuti kegiatan tersebut dengan serius sekaligus ceria. Mereka juga aktif menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pendongeng. Suasana semakin hidup ketika murid yang mampu menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT). Seluruh murid dari kelas I hingga VI mengikuti kegiatan menginap tersebut. Selain tadarus dan salat berjamaah, murid mengikuti makan malam bersama serta pentas seni.
Pentas seni diisi dengan muhadharah atau pidato bahasa Indonesia dan pembacaan puisi. Dua murid yang tampil dalam kegiatan tersebut adalah A. Zahwa Mahira, murid kelas VI, dan Serat Ananta Umbara, murid kelas V. Keduanya tampil di hadapan peserta MABIT dengan disambut antusias oleh murid lainnya.
Acara inti peringatan Maulid Nabi diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Arsiya, murid kelas IV, dan Kelas, murid kelas II. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Maulid yang diiringi hadroh dari Hubbus Sholawat Pondok Pesantren As Sholiha Sleman.
Suasana berubah semakin khidmat ketika pembacaan Maulid berlangsung. Para murid, guru, dan karyawan mengikuti lantunan shalawat hingga bacaan Mahallul Qiyam. Para murid tampak antusias dan turut bershalawat bersama.
Setelah pembacaan Maulid, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Mochamat Solikin, S.Pd.I., Gr. Tausiyah mengangkat tema cinta kepada Nabi dan tanah air. Penyampaian materi berlangsung tenang, tetapi sesekali diselingi canda dan tawa sehingga murid tetap mengikuti tausiyah dengan antusias.
Rangkaian peringatan Maulid Nabi tersebut menjadi sarana bagi madrasah untuk memadukan pembelajaran keagamaan dengan kegiatan yang melibatkan murid secara langsung. Melalui kisah, shalawat, pentas seni, dan tausiyah, murid diajak tidak hanya mengenal Nabi Muhammad Saw., tetapi juga menumbuhkan kecintaan kepada beliau dengan meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
Rep.: Zuhaili Zulfa, S. Pd.








