Kawasaki Versys 900 SE LT Siap Dijual Maret 2027, Ini Spesifikasinya
Marknews.id – Kawasaki memperluas pilihan motor sport-touring melalui kehadiran Versys 900 SE LT. Model terbaru ini mengisi posisi di antara Versys 650 dan Versys 1100 SE LT dengan menawarkan mesin empat silinder, suspensi jarak main panjang, serta teknologi keselamatan berbasis radar.
Kawasaki menjadwalkan Versys 900 SE LT mulai tersedia di diler Amerika Serikat pada Maret 2027. Pabrikan membanderol motor ini dengan harga mulai 13.599 dollar AS.
Dikutip dari Motorcycle.com, Rabu (14/10/2026), Kawasaki menghadirkan model ini untuk melengkapi lini Versys setelah perubahan dari Versys 1000 menjadi Versys 1100. Versys 900 menawarkan perpaduan karakter mesin sport dan kenyamanan untuk perjalanan jarak jauh.
Desain Aero Edge Tampilkan Karakter Berbeda
Kawasaki mengusung konsep Aero Edge untuk membedakan tampilan Versys 900 dari anggota keluarga Versys lainnya. Bagian depan motor memiliki desain lebih datar daripada Versys 650 dan Versys 1100 yang menonjolkan bentuk fairing agresif ala Ninja.
Konsep tersebut memadukan panel bodi berlapis dengan sejumlah ruang terbuka. Kawasaki merancang tampilan ini untuk memberikan kesan ringan sekaligus menonjolkan kelincahan motor.
Posisi berkendara tegak, pelek 17 inci, dan suspensi dengan jarak main panjang turut mendukung karakter sport-touring. Kombinasi tersebut membuat Versys 900 cocok untuk pengendara yang menginginkan motor berkarakter sport dengan orientasi perjalanan jauh.
Mesin Empat Silinder 948 cc Menghasilkan 120 Tk
Kawasaki membekali Versys 900 dengan mesin empat silinder segaris berkapasitas 948 cc yang berasal dari pengembangan mesin Z900.
Menurut klaim Kawasaki Eropa, mesin tersebut menghasilkan tenaga 120 tk pada 9.500 rpm dan torsi 97,4 Nm pada 8.000 rpm. Sebagai pembanding, Kawasaki Z900 menghasilkan tenaga 122 tk pada 9.500 rpm dengan torsi yang sama, tetapi pada putaran 7.700 rpm.
Kawasaki mengatur karakter mesin Versys 900 agar pengendara dapat menikmati respons yang mudah dikendalikan pada putaran rendah hingga menengah. Mesin juga menyalurkan tenaga secara halus ketika putaran meningkat.
Transmisi enam percepatan dan kopling assist & slipper melengkapi sistem penggerak. Kawasaki turut menggunakan rasio gigi akhir yang lebih panjang untuk menjaga putaran mesin tetap rendah saat pengendara melaju konstan dan mengurangi kebutuhan perpindahan gigi.
Rangka dan Suspensi Mendukung Perjalanan Jauh
Versys 900 menggunakan rangka trellis baru dengan mesin sebagai bagian struktural rangka. Kawasaki merancang bagian bawah subrangka belakang memanjang hingga area poros swingarm untuk membantu menjaga stabilitas saat pengendara membawa penumpang dan barang bawaan.
Pabrikan juga mengklaim distribusi bobot depan dan belakang mendekati rasio 50:50. Komposisi ini mendukung pengendalian yang lincah dalam berbagai kondisi perjalanan.
Pada bagian depan, Kawasaki memasang garpu inverted cartridge berdiameter 43 mm dengan jarak main sekitar 150 mm. Pengendara dapat mengatur rebound damping dan preload melalui bagian atas tabung suspensi kanan.
Suspensi belakang horizontal back-link memiliki jarak main sekitar 160 mm. Sistem ini menyediakan pengaturan rebound damping dan penyetel preload jarak jauh untuk membantu pengendara menyesuaikan suspensi dengan kebutuhan perjalanan.
Sektor pengereman mengandalkan dua kaliper radial empat piston di roda depan yang menjepit cakram 310 mm. Roda belakang menggunakan kaliper satu piston dengan cakram 260 mm. Kawasaki memasangkan kedua roda berukuran 17 inci dengan ban Metzeler SPORTEC 01.
Radar Depan dan Belakang Tambah Fitur Keselamatan
Salah satu daya tarik Versys 900 terletak pada teknologi elektroniknya. Kawasaki menyematkan inertial measurement unit (IMU) untuk mendukung pengelolaan kontrol traksi saat menikung dan sistem pengereman ABS.
Motor ini juga menjadi model pertama dalam keluarga Versys yang menggunakan sensor radar depan dan belakang. Teknologi tersebut mendukung peringatan potensi benturan depan, deteksi titik buta atau blind-spot detection, serta adaptive cruise control lite (ACC Lite).
Namun, ACC Lite memiliki batasan dibandingkan adaptive cruise control penuh yang tersedia pada Kawasaki Ninja H2 SX. Sistem ini tidak mengendalikan rem secara langsung dan hanya memanfaatkan pengereman mesin untuk membantu menurunkan kecepatan.
Karena itu, pengendara tetap harus mengoperasikan rem secara manual ketika kondisi jalan membutuhkan pengereman. Tindakan tersebut juga menonaktifkan fungsi cruise control.
Kawasaki turut menyediakan quickshifter dua arah dan beberapa mode berkendara untuk mendukung pengalaman berkendara.
Fitur Kenyamanan Lengkapi Perlengkapan Touring
Untuk menunjang perjalanan jarak jauh, Versys 900 SE LT menggunakan panel instrumen TFT 5 inci, konektivitas ponsel pintar, dan soket USB-C. Pengendara juga dapat menyesuaikan ketinggian jok serta mengatur windshield dalam tujuh posisi.
Tangki bahan bakar berkapasitas sekitar 20 liter mendukung kebutuhan perjalanan, sedangkan pegangan tangan penumpang dan kunci helm standar menambah kepraktisan.
Khusus pasar Amerika Serikat, Kawasaki hanya menawarkan varian Versys 900 SE LT ABS. Varian ini sudah membawa sejumlah aksesori sebagai perlengkapan standar, termasuk boks samping, hand guard, dan pemanas grip setang.
Kelengkapan lainnya mencakup lampu kabut LED, pelindung radiator, frame slider, standar tengah, serta penutup bagian bawah mesin atau lower cowl.
Harga Kawasaki Versys 900 SE LT Mulai Rp 13.599 Dollar AS
Kawasaki menetapkan harga awal Versys 900 SE LT sebesar 13.599 dollar AS di Amerika Serikat. Motor ini dijadwalkan hadir di diler negara tersebut pada Maret 2027.
Kombinasi mesin empat silinder 948 cc, suspensi jarak main panjang, radar keselamatan, dan aksesori touring menempatkan Versys 900 SE LT di antara Versys 650 dan Versys 1100 SE LT.
Kawasaki menawarkan model ini bagi pengendara yang menginginkan performa mesin sport sekaligus kenyamanan perjalanan jauh. Meski demikian, informasi harga dan jadwal peluncuran tersebut merujuk pada pasar Amerika Serikat, sehingga belum menjadi konfirmasi harga maupun jadwal pemasaran di Indonesia.









