Beranda Ekbis KAI Daop 6 Ingatkan Penumpang Lebih Cermat Jaga Barang Bawaan, Hampir Seribu Item Tertinggal Sepanjang 2025
Ekbis

KAI Daop 6 Ingatkan Penumpang Lebih Cermat Jaga Barang Bawaan, Hampir Seribu Item Tertinggal Sepanjang 2025

Marknews.id — Tingginya mobilitas penumpang di wilayah Daop 6 Yogyakarta berbanding lurus dengan meningkatnya temuan barang tertinggal di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api. Data internal menunjukkan, sepanjang Januari hingga Oktober 2025, tercatat 994 barang tertinggal dengan estimasi nilai mencapai Rp1,8 miliar.

Sebagian besar barang tersebut berupa perangkat elektronik dan dokumen penting. “Paling banyak barang berharga seperti laptop, telepon genggam, dompet, powerbank,” demikian keterangan tambahan dari KAI Daop 6 Yogyakarta.

Meski demikian, tingkat pengambilan barang oleh pemiliknya cukup tinggi. Sebanyak 84 persen barang telah kembali ke tangan pemilik, sementara sisanya masih melalui proses verifikasi.

Imbauan KAI: Fokus dan Cermat Menjelang Keberangkatan

Lonjakan temuan barang tertinggal ini mendorong KAI Daop 6 memperkuat kembali imbauan kepada para pelanggan. Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menekankan pentingnya kedisiplinan setiap penumpang dalam menjaga barang pribadi.

“KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk senantiasa memeriksa kembali barang bawaannya saat akan meninggalkan stasiun atau setelah turun dari kereta api. Namun, apabila terjadi kejadian ketinggalan barang bawaan, masyarakat dapat menghubungi petugas stasiun atau mengakses layanan Lost & Found KAI secara langsung atau menghubungi Contact Center KAI 121 untuk proses tindak lanjut,” ujar Feni.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan waktu sebelum keberangkatan juga menjadi faktor penting agar penumpang dapat tetap fokus.

“Perhatikan jadwal keberangkatan, bawalah barang pribadi secukupnya dan datang lebih awal supaya penumpang lebih fokus dan tidak terburu-buru, untuk menimalisir risiko barang bawaan tertinggal. Begitu juga saat akan turun dari KA, agar fokus dan pastikan lagi barang bawaan sebelum turun,” imbau Feni.

Lost & Found Jadi Prioritas Layanan

Sistem Lost and Found kini menjadi salah satu layanan yang diperkuat KAI untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan. Berdasarkan prosedur, setiap barang yang ditemukan petugas langsung didata dan dimasukkan ke sistem.

“Barang bawaan penumpang merupakan tanggung jawab masing-masing individu, namun KAI tetap menjadikan keamanan dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas layanan salah satunya dengan adanya sistem Lost & Found,” ujar Feni.

Barang yang telah diamankan dapat diambil kembali oleh pemilik setelah melalui proses verifikasi identitas dan kecocokan deskripsi barang.

KAI menilai layanan ini menjadi wujud kedisiplinan internal perusahaan sekaligus bentuk adaptasi terhadap kebutuhan pelanggan yang semakin beragam. Dengan meningkatnya kepercayaan publik, KAI berharap masyarakat semakin menjadikan kereta api sebagai moda transportasi pilihan.

Sebelumnya

Google Siapkan Aluminium OS, Sistem Operasi Baru yang Menyatukan Dunia Android dan ChromeOS

Selanjutnya

Bayi Gajah Liar Muncul di Bukit Tigapuluh, Geopix Ungkap Ancaman Serius di Balik Temuan Harapan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement