Beranda Jalan-jalan Kirab Nitilaku Meriahkan HUT ke-75 UGM dengan Semangat Kebangsaan
Jalan-jalan

Kirab Nitilaku Meriahkan HUT ke-75 UGM dengan Semangat Kebangsaan

MARKNEWS.ID, YOGYAKARTA – Kirab Nitilaku kembali digelar untuk memperingati hari jadi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang ke-75 sekaligus Lustrum ke-15. Acara yang penuh nilai budaya dan sejarah ini rencananya akan berlangsung pada Minggu (15/12), di Kampus UGM, dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari sivitas akademika, alumni, hingga masyarakat sekitar.

Ketua Pelaksana Nitilaku, Ahmad Yuana Putra, menuturkan bahwa kegiatan ini mengangkat tema “Silaturahmi Kebangsaan: Merawat Harmoni, Meruwat Semangat Persatuan”. Tema tersebut diharapkan dapat menjadi simbol kolaborasi lintas generasi yang mengintegrasikan berbagai elemen masyarakat, mulai dari akademisi, komunitas budaya, hingga pihak swasta dan pemerintah. “Kita ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi,” ujar Ahmad Yuana dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (12/12).

Menghidupkan Semangat Persatuan Lewat Budaya

Nitilaku tahun ini menonjolkan pendekatan budaya dan sejarah untuk mengenang semangat perjuangan pendirian UGM. Universitas ini awalnya berdiri di Keraton Yogyakarta sebelum berpindah ke lokasi saat ini di kawasan Sekip dan Bulaksumur. Dengan suasana yang sarat akan nilai-nilai kebangsaan, Nitilaku diharapkan menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman.

Menurut Ahmad Yuana, rangkaian acara Nitilaku juga dirancang untuk memperkuat harmoni dan mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam dinamika politik yang bisa memecah belah. “Kita mengajak seluruh warga masyarakat untuk meraikan Kirab Nitilaku tahun ini, sambil bernostalgia menikmati jajanan jaman dulu, pasar kangen, serta hiburan lainnya,” tambahnya.

Rangkaian Acara Nitilaku

Rangkaian Kirab Nitilaku tahun ini akan diawali dengan Pameran Jejak Pengetahuan UGM pada 14-19 Desember. Pameran ini menampilkan perjalanan sejarah, inovasi, dan kontribusi UGM di berbagai bidang ilmu pengetahuan. Selain itu, masyarakat dapat menikmati Panggung Kesenian, Pasar Kangen, dan Pasar UMKM pada 14-15 Desember. Berbagai pertunjukan seni tradisional dan modern, serta kuliner khas tempo dulu, akan menjadi daya tarik utama.

“Kegiatan ini sebagai bentuk keselarasan antara berbagai unit kreatif binaan UGM dan binaan KAGAMA—dengan masyarakat sekitar,” jelas Ahmad Yuana.

Kirab Nitilaku juga terbuka untuk umum, menjadikannya ruang yang inklusif untuk semua kalangan.

Kirab Nitilaku diharapkan menjadi momen refleksi sekaligus perayaan bersama, mempererat tali silaturahmi dan semangat persatuan bangsa. Sebagai penutup, Ahmad Yuana mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam acara yang penuh makna ini.

Sebelumnya

Bermain dengan 10 Pemain, Indonesia Tahan Laos di Skor Akhir 3-3

Selanjutnya

87 Ribu Suara Pilih Hasto-Wawan, PDIP Ukir Sejarah di Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement