UGM Dorong Penguatan UMKM melalui Konferensi Nasional 1000 UMKM
MARKNEWS.ID, YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan dan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Melalui Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPKM), UGM menggelar Konferensi Nasional 1000 UMKM pada Selasa (10/12) di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM.
Mengusung tema “Ekonomi Biru dan Inovasi UMKM: Kunci Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekosistem Berkelanjutan”, acara ini melibatkan kolaborasi dengan Exporthub.id serta sejumlah pakar yang memberikan pengarahan kepada para pelaku UMKM nasional. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian acara International Conference of Community Engagement and Exhibition, yang menghadirkan program-program unggulan seperti pendampingan UMKM, inkubasi UMKM mahasiswa, pameran KKN-PPM UGM, hingga berbagai workshop dan konferensi.

Dorong UMKM Naik Kelas di Sektor Ekonomi Biru
Ketua Panitia, Deendarlianto, menyoroti peran strategis UMKM dalam struktur ekonomi Indonesia. “Kita melihat bahwa struktur ekonomi Indonesia, 80% pekerja industri masih dikuasai UMKM. Sehingga sangat penting untuk mendorong industri UMKM agar naik kelas,” terangnya.
Namun, ia menekankan bahwa sektor energi dan pangan laut masih menjadi tantangan besar karena belum banyak pelaku UMKM yang terjun di bidang tersebut. Ia berharap melalui konferensi ini, inovasi berbasis ekonomi biru dapat menjadi salah satu kunci untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional.
Brand Storytelling dan E-Commerce untuk Perkuat UMKM
Presiden Direktur Exporthub.id, Amalia Prabowo, menambahkan bahwa penguatan UMKM di sektor ekonomi biru juga dapat dilakukan melalui strategi brand storytelling. “Saat ini, banyak brand yang mulai mengusung tema dan narasi ekonomi biru. Jumlahnya naik 10% di tahun ini,” jelas Amalia.
Amalia juga menyoroti pentingnya keberanian UMKM untuk memasuki pasar digital melalui e-commerce. Menurutnya, langkah ini menjadi solusi efektif agar UMKM dapat naik kelas. Exporthub.id, bersama mahasiswa binaan UGM, menyediakan program pendampingan khusus untuk membantu UMKM memasuki pasar e-commerce.
“Kendala utamanya pengusaha UMKM biasa karena kurangnya waktu. Maka kami kolaborasikan dengan mahasiswa binaan kami. Sebelum itu kami perlu tahu apakah produk UMKM bisa dimakan oleh pasar e-commerce,” tambahnya.
Bagian dari Dies Natalis UGM ke-75
Konferensi ini juga menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis UGM ke-75 dan Lustrum ke-15. Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, UGM diharapkan terus berkontribusi dalam memajukan ekonomi nasional.
Melalui rangkaian programnya, UGM berupaya memberdayakan UMKM agar mampu bersaing di tingkat global dan mendukung keberlanjutan ekosistem ekonomi berbasis inovasi.
Acara ini diharapkan menjadi momentum bagi UMKM untuk semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,











