Otomotif

7 Motor Tua yang Menjadi Barang Koleksi pada 2026, Ada RX-King hingga Satria 2-Tak

Sumber Gambar : IDN Times

Marknews.id – Motor tua yang menjadi barang koleksi semakin menarik perhatian pecinta otomotif pada 2026. Selain menawarkan desain yang berbeda dari motor modern, sejumlah model lawas memiliki karakter mesin, sejarah, dan daya tarik tersendiri yang membuatnya tetap dicari.

Tidak semua motor tua cocok untuk koleksi. Kondisi kendaraan, tingkat keaslian, ketersediaan suku cadang, serta popularitas model menjadi beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli.

Beberapa motor bahkan memiliki harga bekas yang cukup tinggi karena peminatnya berasal dari kalangan kolektor. Yamaha RX-King dan Suzuki Satria 2-Tak menjadi contoh motor lawas yang masih memiliki daya tarik kuat di pasar.

Berikut tujuh motor tua yang berpotensi menjadi barang koleksi pada 2026.

1. Yamaha RX-King

Yamaha RX-King menjadi salah satu motor tua yang paling menarik untuk koleksi. Motor 2-tak ini memiliki karakter yang kuat melalui akselerasi responsif dan performa mesin yang dikenal bertenaga.

Daya tarik RX-King semakin besar pada unit yang masih mempertahankan kondisi orisinal. Kolektor biasanya memberikan perhatian lebih pada kelengkapan dan kondisi motor karena faktor tersebut turut menentukan nilai sebuah unit.

Ketersediaan suku cadang aftermarket juga memberikan keuntungan bagi pemilik yang ingin mempertahankan atau mengembalikan kondisi motor. Namun, konsumsi bahan bakarnya tergolong boros.

Harga Yamaha RX-King bekas berada di kisaran Rp18 juta hingga Rp60 juta, tergantung kondisi dan kelengkapan.

2. Suzuki Satria 2-Tak

Suzuki Satria 2-Tak juga memiliki posisi kuat di kalangan penggemar motor lawas. Bobotnya yang ringan dan karakter mesin yang responsif membuat motor ini tetap memiliki penggemar hingga sekarang.

Meningkatnya minat kolektor turut membuat harga Satria 2-Tak mengalami kenaikan. Kondisi unit menjadi faktor penting, terutama bagi pembeli yang mencari motor untuk koleksi.

Perawatan Satria 2-Tak membutuhkan perhatian lebih dibandingkan motor 4-tak. Pemilik perlu memahami karakter mesin dan melakukan perawatan secara telaten.

Harga bekasnya berada di kisaran Rp20 juta hingga Rp50 juta.

3. Honda Tiger 2000

Honda Tiger 2000 menawarkan kombinasi antara karakter motor lawas dan kemampuan untuk perjalanan jarak jauh. Mesin 200 cc membuatnya tetap menarik bagi penggemar touring sekaligus pencinta motor klasik.

Komunitas pengguna yang masih aktif menjadi salah satu keunggulan model ini. Pemilik dapat lebih mudah menemukan informasi mengenai perawatan maupun suku cadang.

Bobotnya cukup berat dan desainnya mulai menunjukkan karakter klasik. Namun, kedua hal tersebut justru dapat menjadi bagian dari daya tarik bagi penggemar motor tua.

Harga Honda Tiger 2000 bekas berada di kisaran Rp10 juta hingga Rp25 juta.

4. Yamaha Scorpio Z

Yamaha Scorpio Z memiliki karakter mesin dengan torsi besar. Karakter tersebut membuatnya menarik bagi penggemar motor lawas yang menginginkan kendaraan dengan kemampuan untuk perjalanan jauh.

Scorpio Z juga sering menjadi pilihan sebagai basis modifikasi bergaya adventure. Karakter tersebut membuatnya memiliki daya tarik tersendiri bagi kolektor maupun penggemar modifikasi.

Calon pembeli perlu memperhatikan komponen bodi karena beberapa bagian orisinal mulai sulit ditemukan. Konsumsi bahan bakarnya tergolong sedang.

Harga Yamaha Scorpio Z bekas berkisar Rp12 juta hingga Rp28 juta.

5. Honda GL Pro dan GL Max

Honda GL Pro dan GL Max menjadi pilihan menarik bagi kolektor yang menyukai motor tua dengan karakter sederhana. Kedua model tersebut terkenal memiliki mesin bandel dan biaya perawatan yang relatif murah.

Selain mempertahankan bentuk klasik, pemilik juga dapat menjadikannya sebagai basis modifikasi. Cafe racer, tracker, dan japstyle menjadi beberapa gaya yang sering dikaitkan dengan kedua model tersebut.

Harga bekas Honda GL Pro dan GL Max berada di kisaran Rp8 juta hingga Rp20 juta.

6. Yamaha Byson Generasi Pertama

Yamaha Byson generasi pertama belum setua beberapa model lain dalam daftar ini. Namun, desain naked bike yang gagah membuatnya tetap menarik bagi penggemar motor dengan tampilan klasik-modern.

Sistem injeksi menjadi salah satu keunggulannya karena membantu efisiensi bahan bakar sekaligus memudahkan perawatan.

Performanya memang tergolong biasa dan bobotnya cukup berat. Meski demikian, karakter desainnya dapat menjadi alasan bagi sebagian penggemar untuk mempertahankan model ini sebagai bagian dari koleksi.

Harga Yamaha Byson generasi pertama mulai Rp9 juta hingga Rp18 juta.

7. Honda MegaPro Primus

Honda MegaPro Primus lebih cocok bagi kolektor yang sekaligus membutuhkan motor untuk aktivitas sehari-hari. Motor ini terkenal irit bahan bakar, memiliki mesin awet, dan menawarkan biaya perawatan yang relatif rendah.

Tenaganya tidak sebesar beberapa motor sport lain. Namun, karakter tersebut tidak mengurangi daya tariknya sebagai motor lawas untuk penggunaan harian.

Harga Honda MegaPro Primus bekas berada di kisaran Rp8 juta hingga Rp17 juta.

Apa yang Membuat Motor Tua Menarik untuk Koleksi?

Motor tua yang menjadi barang koleksi tidak hanya bergantung pada usia kendaraan. Kondisi unit dan tingkat keaslian juga memiliki peran penting.

Yamaha RX-King, misalnya, memiliki daya tarik lebih kuat ketika unit masih mempertahankan kondisi orisinal. Popularitas model juga ikut menentukan minat kolektor terhadap sebuah motor.

Ketersediaan suku cadang menjadi pertimbangan lain. Motor dengan komponen yang masih mudah ditemukan akan lebih mudah dirawat dan dipertahankan kondisinya.

Karena itu, calon kolektor perlu melihat kondisi kendaraan secara menyeluruh sebelum membeli, bukan sekadar mengejar harga murah.

Motor Tua untuk Koleksi atau Kendaraan Harian?

Tidak semua motor tua harus masuk garasi sebagai barang koleksi. Beberapa model masih cocok untuk kebutuhan sehari-hari.

Honda MegaPro Primus dan Yamaha Byson generasi pertama dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin memiliki motor lawas sekaligus menggunakannya untuk aktivitas rutin.

Sementara itu, Yamaha RX-King dan Suzuki Satria 2-Tak lebih menarik bagi penggemar yang mengejar karakter klasik serta potensi koleksi. Honda Tiger 2000 dan Yamaha Scorpio Z dapat menjadi pilihan bagi penggemar touring yang menyukai motor lawas.

Kesimpulan

Motor tua yang menjadi barang koleksi memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan kendaraan modern. Yamaha RX-King dan Suzuki Satria 2-Tak menjadi dua model yang paling menonjol karena karakter mesin, popularitas, serta tingginya minat kolektor.

Honda Tiger 2000 dan Yamaha Scorpio Z menawarkan pilihan bagi penggemar touring, sedangkan Honda GL Pro, GL Max, Yamaha Byson generasi pertama, dan Honda MegaPro Primus memiliki karakter yang lebih beragam.

Sebelum membeli, pastikan kondisi mesin, kelengkapan unit, keaslian komponen, serta ketersediaan suku cadang sesuai dengan tujuan pembelian. Dengan pertimbangan tersebut, motor tua tidak hanya menjadi kendaraan lawas, tetapi juga dapat menjadi bagian dari koleksi otomotif.

Baca Juga : Yamaha PG-1 Special Edition 2026 Hadir dengan ABS dan Perlengkapan Crossover

Sebelumnya

Wisatawan Candi Borobudur Kini Bisa Pilih Netralisasi Jejak Karbon Perjalanan

Selanjutnya

10 Mobil Klasik Indonesia yang Langka dan Punya Nilai Tinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement