Otomotif

5 Motor 2 Tak Legendaris yang Pernah Meramaikan Jalanan Indonesia

Sumber Gambar :Kompas Otomotif

Marknews.id – Motor 2 tak pernah memiliki tempat tersendiri dalam sejarah otomotif Indonesia. Karakter mesin yang responsif, suara khas, serta performa yang kuat membuat sejumlah model 2 tak memiliki penggemar hingga sekarang.

Namun, perkembangan regulasi emisi membuat era motor 2 tak perlahan berakhir. Standar emisi yang semakin ketat mendorong produsen menghadirkan kendaraan dengan gas buang yang lebih ramah lingkungan.

Kondisi tersebut ikut mengakhiri perjalanan sejumlah motor 2 tak populer. Beberapa model bahkan kini lebih mudah ditemukan dalam kondisi bekas dan menjadi bagian dari koleksi penggemar otomotif.

Berikut lima motor 2 tak legendaris yang pernah mencuri perhatian di Indonesia.

1. Honda NSR 150

Honda NSR 150 menjadi salah satu motor 2 tak yang memiliki daya tarik kuat pada era 1990-an. Honda menghadirkan motor ini dengan desain sporty serta sejumlah teknologi yang tergolong menarik pada masanya.

Honda mendatangkan NSR 150 dari Thailand sehingga harganya tergolong tinggi. Motor ini juga membawa teknologi elektronik serta RC Valve yang bekerja melalui sistem CDI.

Pada varian tertinggi, Honda menghadirkan NSR 150 SP dengan desain yang semakin menarik dan penggunaan single arm. Kombinasi performa, teknologi, dan tampilan membuat NSR 150 memiliki posisi khusus di kalangan penggemar motor 2 tak.

2. Kawasaki Ninja 150 Super KIPS

Kawasaki Ninja 150 Super KIPS menjadi salah satu motor 2 tak yang terkenal karena performanya. Nama KIPS berasal dari Kawasaki Integrated Power Valve System, sebuah teknologi yang mengatur buka-tutup katup untuk membantu mengendalikan gas buang.

Teknologi tersebut juga mendukung karakter mesin pada putaran tinggi. Ketika putaran mesin melewati 7.000 rpm, motor mampu memberikan tenaga yang lebih besar sekaligus menawarkan efisiensi bahan bakar.

Kawasaki pernah menghadirkan model ini dalam beberapa varian, termasuk Ninja RR dan Ninja 150R. Karakter performanya membuat Ninja 150 Super KIPS menjadi salah satu motor 2 tak yang banyak dikenang hingga sekarang.

3. Yamaha RX King

Nama Yamaha RX King hampir tidak pernah lepas dari pembahasan mengenai motor 2 tak legendaris di Indonesia. Yamaha mulai memasarkan motor ini pada era 1980-an dan mempertahankan popularitasnya selama bertahun-tahun.

Yamaha kemudian menghentikan produksi RX King pada 2008. Perkembangan standar emisi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi berakhirnya produksi motor tersebut.

RX King menggunakan mesin 2 tak berkapasitas 132 cc dengan karburator Mikuni. Karakter mesin yang responsif membuat motor ini memiliki penggemar yang kuat, bahkan setelah produksinya berakhir.

Kini, RX King lebih banyak hadir melalui pasar motor bekas. Kondisi tersebut membuat motor ini tidak sekadar menjadi kendaraan, tetapi juga bagian dari sejarah perkembangan motor 2 tak di Indonesia.

4. Suzuki Satria 120

Suzuki Satria 120 atau yang populer dengan sebutan Satria Hiu juga masuk dalam daftar motor 2 tak yang memiliki sejarah menarik.

Julukan Satria Hiu muncul dari bentuk dek tengah yang menyerupai insang ikan hiu. Dari sisi kompetisi, Satria 120 juga pernah menjadi pesaing Yamaha F1Z-R dalam ajang road race nasional.

Kapasitas mesin Satria 120 dinilai berada pada posisi yang cukup tanggung untuk kebutuhan tertentu. Kondisi tersebut kemudian mendorong pengembangan kapasitas mesin ke arah 110 cc maupun 125 cc dalam konteks kompetisi.

Meski masa kejayaan motor 2 tak telah berlalu, Satria 120 tetap mendapat perhatian dari penggemar motor lawas.

5. Yamaha F1Z-R

Yamaha F1Z-R menjadi model lain yang memperkuat sejarah Yamaha di segmen motor 2 tak. Motor ini memiliki tampilan yang menarik pada masanya dan pernah menjadi salah satu model yang banyak diminati.

F1Z-R menggunakan mesin satu silinder 2 tak berkapasitas 110 cc. Perpaduan desain dan karakter mesin membuat motor ini memiliki penggemar tersendiri.

Perjalanan F1Z-R kemudian berakhir pada pertengahan 2000-an. Standar emisi yang semakin ketat menjadi salah satu tantangan bagi motor 2 tak untuk terus bertahan di pasar.

Kini, pemilik F1Z-R yang masih mempertahankan unitnya berusaha menjaga kondisi motor agar tetap prima. Keberadaan motor tersebut sekaligus menjadi pengingat terhadap masa ketika motor 2 tak mendominasi jalanan Indonesia.

Era Motor 2 Tak yang Mulai Berakhir

Kelima motor tersebut menunjukkan bagaimana motor 2 tak pernah memiliki peran penting dalam perkembangan otomotif Indonesia. Performa mesin, desain, serta karakter berkendara membuatnya memiliki basis penggemar yang kuat.

Di sisi lain, perkembangan standar emisi membuat produsen harus menyesuaikan teknologi kendaraan. Motor dengan teknologi 2 tak yang tidak memenuhi standar emisi semakin sulit bertahan dalam perkembangan industri otomotif.

Karena itu, Honda NSR 150, Kawasaki Ninja 150 Super KIPS, Yamaha RX King, Suzuki Satria 120, dan Yamaha F1Z-R kini lebih banyak dikenal sebagai motor legendaris. Bagi penggemar otomotif, keberadaan model-model tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang sejarah motor di Indonesia.

Baca Juga : Yamaha PG-1 Special Edition 2026 Hadir dengan ABS dan Perlengkapan Crossover

Sebelumnya

Dari Reruntuhan Cagar Budaya ke Kursi Komisaris, Perjalanan Panjang Joe Marbun

Selanjutnya

Spesifikasi Samsung Galaxy S26 FE - Performa Gaming, Baterai 4.900 mAh, dan Layar 120Hz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement