Ramada by Wyndham Yogyakarta Luncurkan Kampung Ramadan di Usia Satu Tahun Operasional
Marknews.id — Ramada by Wyndham Yogyakarta meluncurkan program buka puasa bertajuk Kampung Ramadan bertepatan dengan satu tahun operasional hotel, Kamis, 30 Januari 2026. Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun pertama hotel tersebut.
Perayaan satu tahun operasional dirangkai dengan kegiatan sosial. Sejak pagi, manajemen hotel menggelar donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia. Hotel juga memberikan santunan kepada 33 anak yatim dari panti asuhan di sekitar kawasan hotel serta melibatkan warga sekitar.
“Kami memaknai satu tahun operasional ini sebagai momentum berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar. Kegiatan sosial menjadi komitmen yang terus kami jaga,” kata General Manager Ramada by Wyndham Yogyakarta, Andhika Hamidis.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan makan bersama yang sekaligus menjadi momen peluncuran Kampung Ramadan. Program buka puasa ini mengusung konsep kampung dengan nuansa nostalgia. Hotel menyajikan aneka kuliner tempo dulu, seperti kue gabus, kue cubit, dan jajanan tradisional.
“Kampung Ramadan kami hadirkan sebagai pembeda. Kami ingin tamu tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga merasakan suasana kebersamaan yang hangat,” ujar Andhika.
Senior Sales & Marketing Manager Ramada by Wyndham Yogyakarta, Esti Enggar, mengatakan program Ramadan tahun ini dikemas dengan sejumlah promo. Paket buka puasa ditawarkan dengan harga early bird Rp99.000 per orang hingga 27 Februari 2026. Setelah itu, harga normal berlaku Rp129.000 per orang.
“Kami juga memberikan promo beli 10 gratis 1 serta doorprize yang akan diundi di akhir Ramadan,” kata Esti.
Selain paket berbuka puasa, hotel menyediakan paket kamar khusus Ramadan. Dua pilihan harga ditawarkan, yakni Rp599.000 dan Rp777.000 per malam. Paket tersebut sudah termasuk takjil serta sahur atau sarapan.
“Kami ingin memberikan kemudahan bagi tamu yang ingin menginap sekaligus menjalani ibadah Ramadan dengan nyaman,” ujar Esti.
Andhika menyebut tingkat hunian hotel menunjukkan tren positif sejak beroperasi pada 23 Januari 2025. Okupansi awal berada di kisaran 60 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 70 persen pada tahun ini.
“Konsep family hotel berbasis sport dan activity park menjadi daya tarik utama kami, terutama saat akhir pekan dan musim liburan,” kata Andhika.
Dalam satu kawasan yang sama, terdapat Wyndham Garden Yogyakarta dengan 89 kamar. Sementara Ramada by Wyndham Yogyakarta memiliki 171 kamar, termasuk vila dengan akses langsung ke kolam renang. Manajemen juga menyiapkan pengembangan paket pernikahan dan acara besar dengan dukungan ballroom berkapasitas hingga 1.000 orang.
Perwakilan Pondok Pesantren Khodijah Sleman, Rafiq Tri Hardian, mengapresiasi kepedulian hotel terhadap anak yatim dan santri.
“Kami berterima kasih atas kepedulian Ramada by Wyndham Yogyakarta yang konsisten melibatkan kami dalam kegiatan sosial. Semoga ke depan terus memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Rafiq.











