Beranda Ekbis Antisipasi 34 Ribu Penumpang per Hari, Jadwal Commuter Yogya–Palur Ditambah
Ekbis

Antisipasi 34 Ribu Penumpang per Hari, Jadwal Commuter Yogya–Palur Ditambah

Sumber Gambar : Pikiran Rakyat

Marknews.id – PT KAI Commuter Wilayah VI Yogyakarta mengambil langkah antisipatif menyambut libur panjang Tahun Baru Imlek 2026 dengan meningkatkan jumlah perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur. Kebijakan ini dilakukan untuk merespons potensi lonjakan mobilitas masyarakat yang diperkirakan signifikan selama periode liburan.

Mulai Sabtu hingga Selasa, 14–17 Februari 2026, frekuensi perjalanan pada relasi tersebut ditambah dari semula 27 perjalanan menjadi 31 perjalanan per hari. Penyesuaian ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus penumpang sekaligus mengurangi kepadatan di sejumlah stasiun utama.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa peningkatan frekuensi perjalanan didasarkan pada proyeksi kenaikan jumlah pengguna hingga 27 persen dibandingkan libur akhir pekan biasa. Selama periode tersebut, jumlah penumpang diprediksi mencapai 32 ribu hingga 34 ribu orang per hari.

“Penambahan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan layanan tetap optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat libur panjang,” ujarnya.

Pola Operasional Selama Libur Panjang

Pada periode tersebut, perjalanan dari Stasiun Palur menuju Stasiun Yogyakarta akan dilayani sebanyak 15 kali, dengan keberangkatan pertama pukul 05.00 WIB dan terakhir pukul 20.42 WIB. Sementara itu, dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur tersedia 16 perjalanan, dimulai pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.

Adapun untuk layanan Commuter Line Prameks relasi Yogyakarta–Kutoarjo, operasional tetap berjalan normal sebanyak 10 perjalanan per hari. Keberangkatan dari Yogyakarta tersedia mulai pukul 06.40 WIB hingga 18.05 WIB, sedangkan dari Kutoarjo menuju Yogyakarta dimulai pukul 05.10 WIB sampai 18.45 WIB.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa fokus penambahan armada memang diarahkan pada lintas Yogyakarta–Palur yang selama ini menjadi salah satu jalur favorit masyarakat, terutama untuk perjalanan menuju Klaten dan Solo.

Stasiun Yogyakarta Diprediksi Jadi Titik Terpadat

Libur panjang selalu identik dengan peningkatan kunjungan wisata, terutama di kawasan Malioboro yang berdekatan dengan Stasiun Yogyakarta. Pada momen serupa sebelumnya, jumlah pengguna di stasiun ini bisa menembus 8 ribu hingga 10 ribu orang per hari.

Sebagai alternatif, KAI Commuter merekomendasikan penumpang untuk memanfaatkan Stasiun Lempuyangan yang lokasinya tidak jauh dari pusat kota. Volume penumpang di stasiun tersebut umumnya berada di kisaran 4 ribu hingga 5 ribu orang per hari, sehingga relatif lebih terkendali.

Imbauan ini dinilai penting untuk memecah konsentrasi penumpang dan meminimalkan antrean, khususnya pada jam-jam sibuk.

Imbauan Bagi Penumpang

Selain menambah perjalanan, KAI Commuter juga mengingatkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Penumpang diminta memperhatikan jadwal keberangkatan sebelum datang ke stasiun agar tidak menunggu terlalu lama atau terburu-buru saat proses naik kereta.

Pengguna juga diimbau menjaga ketertiban selama perjalanan, tidak duduk di lantai, tetap menjaga kebersihan, serta mengawasi anak-anak dengan saksama. Langkah sederhana tersebut dinilai berkontribusi besar dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.

Dengan penambahan frekuensi ini, KAI Commuter berharap layanan transportasi perkotaan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya tetap berjalan lancar selama periode libur Imlek, sekaligus mendukung aktivitas wisata dan mobilitas masyarakat di kawasan Solo Raya dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebelumnya

Peresean, dari Ritual Meminta Hujan Menjadi Magnet Wisata

Selanjutnya

Arus Balik Imlek Meningkat, 27 Ribu Penumpang Berangkat dari Wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement