Beranda Jogja Tempo Doeloe Asisten Superintenden
Jogja Tempo Doeloe

Asisten Superintenden

Sumber Gambar : PolriNews

Oleh: Agus U, jurnalis

Marknews.id – Nyaris hilang dalam ingatan. Bahkan di beberapa kantor polisi, catatan tentang para pimpinan yang menggunakan sebutan kepangkatan bergaya Inggris ini tidak tercatat.

Yang ada adalah pangkat para kepala atau komandan, baik pada zaman Orde Baru maupun zaman sekarang.

Di jajaran perwira, Polri pernah menggunakan pangkat Inspektur Polisi II, Inspektur Polisi I, dan Senior Inspektur untuk golongan perwira pertama. Pangkat ini, ketika Polri berada dalam satu wadah ABRI, setara dengan Letnan II Polisi (Letda Pol), Letnan I Polisi (Lettu Pol), dan Kapten Polisi.

Kemudian, di golongan perwira menengah terdapat Assistent Superintendent yang setara dengan Mayor Polisi, Superintendent (Letkol Polisi), dan Senior Superintendent (Kolonel Polisi).

Sementara itu, perwira tingginya adalah Brigadir Jenderal Polisi, Inspektur Jenderal Polisi (Mayor Jenderal Polisi), Komisaris Jenderal Polisi (Letnan Jenderal Polisi), dan Jenderal Polisi.

Di masa lalu, khususnya saat masih berada dalam wadah ABRI, penyebutan kewilayahan juga berbeda dengan yang sekarang. Penamaan dan pembagian wilayahnya mirip dengan yang digunakan di Komando Daerah Kepolisian atau Komdak.

Daerah Istimewa Yogyakarta posisinya sama dengan yang ada di Angkatan Darat. DIY berada di bawah Komdak IX Jawa Tengah, dan sebutan pemimpinnya adalah Kadapol, Kepala Daerah Kepolisian. Meski menggunakan sebutan Komando Kepolisian Daerah, pemimpinnya bukan Komandan atau Panglima seperti di TNI AD.

Di bawah Komdak terdapat kesatuan kewilayahan yang, di Jawa, wilayahnya setara dengan bekas Karesidenan. Jika di Angkatan Darat dikenal Korem atau Komando Resor Militer, maka di kepolisian disebut Komwil (Komando Wilayah), yang kemudian berubah menjadi Komtarres (Komando Antar Resor), lalu berubah lagi menjadi Polwil, sebelum akhirnya dihilangkan.

Penamaannya mengikuti urutan Komdak. Jawa Tengah dan DIY berada di bawah komando Komdak IX Jawa Tengah, maka Komwilnya juga menggunakan unsur nomor. Bedanya, untuk tingkat Komdak menggunakan angka Romawi, sedangkan di tingkat bawahnya menggunakan angka Arab.

Komwil atau Komtarres 96 Yogyakarta berkantor di Jalan Malioboro. Tepatnya di lokasi yang kini menjadi bagian dari Hotel Garuda. Bangunan di sisi selatan kemudian mengalami ruislaag atau tukar guling, dan Komwil, Komtarres, maupun Polwil pindah ke Ring Road Utara yang sekarang menjadi Mapolda DIY.

Di bawah Komtarres terdapat Komres dan Komresko (Komando Resor Kota).

Di tingkat kecamatan terdapat Komsek (Komando Sektor) yang dipimpin oleh Dansek (Komandan Sektor). Pangkatnya beragam, ada yang Sersan Mayor dan ada pula yang Letnan Satu.

Namun, khusus Kapanewon Depok, wilayah ini diampu oleh tiga Polsek, yaitu Polsek Depok Timur, Polsek Depok Barat, dan Polsek Bulaksumur.

Meski jumlah penduduk maupun kepadatan penduduk per kilometer persegi di Kota Yogyakarta lebih tinggi dibanding Kapanewon Depok, luas wilayah Kapanewon Depok justru lebih besar dibanding Kota Yogyakarta.

Oh ya, di jajaran TNI dan Polri juga pernah ada penambahan urutan kepangkatan, terutama di tingkat tamtama. Dahulu dikenal Prajurit II atau Bhayangkara II, kemudian Prajurit I atau Bhayangkara I, lalu naik ke Kopral. Setelah itu ditambahkan lagi pangkat Prajurit Kepala atau Bhayangkara Kepala.

Di jajaran Kopral, dahulu terdapat Kopral I (Ajun Brigadir Polisi I) dan Kopral II (Ajun Brigadir Polisi II), lalu ditambah satu lagi yaitu Kopral Kepala (Ajun Brigadir).

Sementara itu, pernah juga ada pangkat Capa atau Letnan Bolong, karena tanda pangkatnya persis seperti Letnan II, namun balok emasnya berlubang di tengah. Pangkat ini berada di atas Pembantu Letnan I tetapi di bawah Letnan I. Pangkat tersebut kemudian dihilangkan. (**)

Sebelumnya

Kagamadok Dorong Paradigma Baru, Lansia Diposisikan sebagai Mitra Pembangunan

Selanjutnya

Kampanye Budaya Membaca Ala Kedai Kopi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement