Jalan-jalan

16 Destinasi Wisata Ponorogo dengan Pesona Alam yang Menarik untuk Dijelajahi

Telaga Ngebel (Google Map)

Wisatarakyat.com – Ponorogo selama ini lekat dengan Reog yang membuat daerah di Jawa Timur tersebut dikenal sebagai Kota Reog. Namun, pesona Ponorogo tidak berhenti pada kesenian tradisional. Wilayah ini juga memiliki beragam destinasi wisata dengan karakter alam yang berbeda.

Wisata Ponorogo menawarkan telaga, air terjun, gua, pegunungan hingga perbukitan. Sejumlah destinasi juga menghadirkan spot foto serta fasilitas yang dapat membuat aktivitas liburan semakin beragam.

Bagi wisatawan yang ingin mencari suasana berbeda dari hiruk pikuk perkotaan, sejumlah tempat wisata di Ponorogo berikut bisa menjadi pilihan.

1. Telaga Ngebel

Telaga Ngebel berada di Ngebel, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Destinasi ini menawarkan suasana alam yang asri dengan panorama telaga sebagai daya tarik utamanya.

Wisatawan tidak hanya dapat menikmati pemandangan. Kawasan ini juga menawarkan berbagai aktivitas seperti naik speed boat, kapal, berkuda hingga mencicipi kuliner.

Salah satu kuliner yang menarik untuk dicoba adalah nangka goreng yang cocok dinikmati di tengah udara dingin sekitar telaga.

Baca Selengkapnya : Telaga Ngebel Ponorogo , Wisata Sejuk di Lereng Gunung Wilis yang Penuh Cerita

2. Watu Semaur

Watu Semaur berada di Krajan, Selur, Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Destinasi ini menawarkan tebing batu dengan latar persawahan dan pegunungan yang masih asri.

Nama Watu Semaur berasal dari fenomena gema yang muncul ketika seseorang berteriak di depan tebing. Dalam bahasa Jawa, “semaur” berarti bisa menjawab sehingga tebing tersebut seolah memberikan jawaban atas teriakan pengunjung.

Perjalanan menuju Watu Semaur membutuhkan persiapan karena lokasinya cukup jauh dari pusat kota dan memiliki medan yang menantang. Namun, pemandangan alam yang tersaji menjadi daya tarik tersendiri.

3. Air Terjun Jurang Gandul

Air Terjun Jurang Gandul terletak di Ngagotirto, Baosan Lor, Ngrayun. Lokasinya masih berada di kawasan Kecamatan Ngrayun dan bertetangga dengan Watu Semaur.

Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang menyukai perjalanan dengan tantangan. Medan menuju lokasi cukup menantang, termasuk jalur dari pos informasi menuju air terjun.

Waktu kunjungan juga perlu diperhatikan. Saat musim hujan, kawasan ini dapat berkabut, sedangkan jalannya menjadi lebih licin dan berlumpur.

4. Pemandian Air Panas Tirta Husada

Pemandian Air Panas Tirta Husada berada di Jalan Raya Ngebel, Pucuk, Wagir Lor, Kecamatan Ngebel. Lokasinya tidak jauh dari Telaga Ngebel, hanya sekitar 4 kilometer.

Air pemandian memiliki suhu sekitar 32 hingga 35 derajat Celsius. Kandungan belerang di dalam airnya diyakini dapat membantu mengobati beberapa penyakit, termasuk penyakit kulit.

Dengan air yang hangat, tempat ini dapat menjadi pilihan untuk bersantai setelah mengunjungi destinasi lain yang membutuhkan perjalanan dan aktivitas fisik.

5. Gua Lowo Sampung

Gua Lowo Sampung berada di Boworejo, Sampung, Kecamatan Sampung. Destinasi ini menawarkan pengalaman menjelajah gua dengan suasana alam yang berbeda.

Gua tersebut diduga pernah menjadi tempat tinggal manusia purba pada era Mesolitikum hingga Neolitikum. Untuk mencapai lokasi gua, pengunjung perlu menempuh jalur sekitar 1 kilometer dari jalan raya.

Pengunjung dapat memilih berjalan kaki menyusuri jalan setapak. Sepanjang perjalanan, terdapat kawasan hutan jati yang cukup rimbun.

6. Gunung Wilis

Gunung Wilis menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati destinasi pegunungan. Lokasi yang disebut dalam sumber berada di Desa Besuki, Kecamatan Jugo.

Gunung Wilis membentang di beberapa kabupaten yang berdekatan dengan Ponorogo, antara lain Kediri, Nganjuk, Trenggalek, Madiun dan Tulungagung.

Salah satu tujuan pendakian yang dikenal adalah Puncak Liman. Puncak tersebut menjadi titik tertinggi Gunung Wilis dengan ketinggian 2.563 meter di atas permukaan laut. Pendakian menuju Puncak Liman rata-rata membutuhkan waktu sekitar delapan jam.

7. Air Terjun Kokok

Air Terjun Kokok berada di Senarang, Temon, Kecamatan Sawoo. Nama air terjun ini berasal dari aliran Sungai Kokok.

Dari pusat kota, perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar satu jam. Setelah tiba di area parkir, pengunjung masih harus berjalan sekitar 700 meter menuju air terjun.

Jalurnya berbukit dan sedikit licin, terutama saat musim penghujan. Setelah sampai, pengunjung dapat melihat air terjun setinggi sekitar 30 meter dengan tiga aliran yang turun dari tebing.

Batu-batu besar di sekitar dasar air terjun juga dapat menjadi tempat untuk duduk dan bermain air.

8. Air Terjun Coban Lawe

Air Terjun Coban Lawe berada di Pegunungan, Krisik, Kecamatan Pudak. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Telaga Ngebel sehingga wisatawan dapat menggabungkan kedua destinasi dalam satu perjalanan.

Coban Lawe berada di balik kawasan hutan lindung di lereng Gunung Wilis. Suasana alamnya masih asri dengan panorama hijau yang berpadu dengan derasnya aliran air.

Kondisi tersebut membuat Coban Lawe cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang tenang.

9. Air Terjun Sunggah

Air Terjun Sunggah berada di Desa Selur, Kecamatan Ngrayun. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 60 meter dengan debit air yang cukup tinggi.

Wisatawan perlu melakukan trekking dari area parkir untuk mencapai lokasi air terjun. Perjalanan tersebut memberikan pengalaman tersendiri sebelum pengunjung menikmati panorama air terjun secara langsung.

Pengelola dari warga sekitar bersama Pokdarwis juga menyediakan sejumlah fasilitas, seperti kamar mandi, area parkir dan gazebo.

10. Mloko Sewu

Mloko Sewu berada di Pumpon, Pupus, Kecamatan Ngebel. Destinasi ini menawarkan panorama Ponorogo dari ketinggian sekaligus berbagai spot foto menarik.

Beberapa spot yang menjadi daya tarik antara lain balon udara, ayunan dan sangkar burung. Suasana kawasan yang berada di dataran tinggi juga membuat pengunjung perlu menyiapkan pakaian hangat.

Selain spot foto, Mloko Sewu memiliki camping ground, taman bermain, wahana permainan, area parkir, area outbound serta kafe atau restoran.

11. Tumpak Pare

Tumpak Pare atau Bukit Pare berada di Dukuh Slorok, Desa Cepoko, Kecamatan Ngrayun. Lokasinya berada di ketinggian sekitar 860 meter di atas permukaan laut.

Hamparan rerumputan menjadi daya tarik utama kawasan ini. Pepohonan pinus yang berjajar turut memperkuat panorama alamnya.

Ketika kabut menyelimuti kawasan, pemandangan Tumpak Pare terlihat semakin eksotis. Suasana sejuk juga membuat tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin mencari suasana tenang.

12. Gunung Beruk

Gunung Beruk berada di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Hutan Negara, Jambon. Destinasi ini menawarkan pemandangan dari ketinggian dengan udara yang sejuk.

Pengunjung dapat menemukan sejumlah spot foto sekaligus tempat untuk bersantai. Salah satu spot yang menjadi favorit adalah rumah pohon.

Karena karakter pemandangannya, Gunung Beruk juga dikenal dengan sebutan Kalibirunya Ponorogo. Pengunjung dapat menikmati panorama dari berbagai spot atau bersantai di gazebo.

13. Bukit Teletubbies

Bukit Teletubbies atau Gunung Masjid berada di Desa Pundak, Kecamatan Balong. Nama Gunung Masjid muncul karena bentuk puncaknya menyerupai kubah masjid.

Kawasan ini menawarkan hamparan rerumputan dengan panorama Ponorogo dari ketinggian. Sejumlah spot foto juga tersedia untuk pengunjung.

Namun, wisatawan perlu menyiapkan stamina karena perjalanan menuju kawasan bukit membutuhkan trekking.

14. Puncak Pringgitan

Puncak Pringgitan terletak di Desa Wates, Kecamatan Slahung. Tempat ini menawarkan panorama perbukitan hijau yang berpadu dengan awan.

Keindahan tersebut membuat Puncak Pringgitan cocok untuk wisatawan yang ingin berburu panorama matahari terbit maupun matahari terbenam.

Saat awan menyelimuti perbukitan, pengunjung dapat merasakan suasana seperti berada di Negeri Atas Awan. Keindahannya juga membuat tempat ini menjadi salah satu lokasi yang dimanfaatkan untuk foto pre-wedding.

15. Bukit Soeharto

Bukit Soeharto berada di Desa Biting, Kecamatan Badengan. Destinasi ini mulai dibuka sejak 2020 dan berdiri di lahan seluas 7 hektare.

Kawasan wisata tersebut menghadirkan berbagai atraksi, seperti taman bunga, taman bermain anak, food court dan rest area.

Bukit Soeharto juga menjadi monumen peringatan atas kunjungan Presiden Kedua Indonesia, Soeharto, yang pernah singgah di Ponorogo pada 1978.

16. Kedung Gamping

Kedung Gamping berada di Desa Temon, Kecamatan Ngrayun. Destinasi ini menawarkan panorama air berwarna hijau tosca yang berpadu dengan bebatuan gamping.

Wisatawan dapat menikmati suasana alam sekaligus bermain air atau ciblon. Lingkungan di sekitar kedung masih asri dengan dominasi panorama hijau.

Fasilitas yang tersedia antara lain musala, area parkir, kamar mandi dan warung. Karena kawasan memiliki banyak bebatuan, pengunjung sebaiknya menggunakan alas kaki yang nyaman agar tetap aman saat berjalan.

Ponorogo menawarkan pilihan wisata yang cukup beragam, mulai dari telaga, air terjun dan gua hingga gunung serta perbukitan. Setiap destinasi memiliki karakter berbeda sehingga wisatawan dapat menyesuaikan pilihan dengan aktivitas yang diinginkan.

Mulai dari Telaga Ngebel, Watu Semaur, Jurang Gandul hingga Kedung Gamping, deretan destinasi tersebut dapat menjadi pilihan untuk menikmati sisi lain Ponorogo yang kaya panorama alam.

Sebelumnya

Sejarah Motor Pertama di Indonesia dan Awal Perkembangannya

Selanjutnya

Telaga Ngebel Ponorogo , Wisata Sejuk di Lereng Gunung Wilis yang Penuh Cerita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement