10 Motor Lawas yang Masih Diburu Kolektor Pada Tahun 2026
Marknws.id – Perkembangan teknologi otomotif menghadirkan motor dengan fitur semakin lengkap. Namun, kondisi tersebut tidak membuat motor lawas kehilangan penggemarnya. Pada 2026, sejumlah motor legendaris masih menarik perhatian kolektor, komunitas otomotif, hingga generasi muda.
Daya tarik motor-motor tersebut tidak hanya muncul dari usia atau nilai sejarah. Desain khas, karakter mesin, suara knalpot, kemampuan modifikasi, serta pengalaman berkendara membuat setiap model memiliki identitas yang kuat.
Beberapa motor bahkan memiliki nilai jual tinggi ketika pemilik mampu mempertahankan kondisi dan keaslian unit. Faktor tersebut membuat motor lawas tidak sekadar menjadi kendaraan lama, tetapi juga bagian dari budaya otomotif.
1. Yamaha RX-King
Yamaha RX-King menjadi salah satu motor 2-tak yang paling kuat melekat dalam ingatan pecinta otomotif Indonesia. Julukan “Raja Jalanan” muncul dari karakter mesinnya yang responsif dan bertenaga.
Suara knalpot yang nyaring juga menjadi identitas tersendiri. Tidak mengherankan jika unit dengan kondisi prima dan komponen yang masih orisinal menarik perhatian kolektor.
2. Honda C70
Honda C70 atau yang populer dengan sebutan Pitung membawa karakter motor bebek klasik dari era 1970-an. Desainnya sederhana sehingga mudah dikenali.
Konsumsi bahan bakar yang irit turut menjadi salah satu daya tariknya. Banyak penggemar memilih restorasi untuk mengembalikan tampilan motor sekaligus menghadirkan kembali nuansa masa lalu.
3. Binter Merzy
Binter Merzy menawarkan karakter berbeda melalui konsep motor sport retro. Model ini memiliki reputasi sebagai motor yang tangguh dan fleksibel untuk kebutuhan modifikasi.
Jumlah produksinya yang terbatas turut meningkatkan daya tarik Binter Merzy di kalangan pencinta motor klasik berkapasitas besar.
4. Honda Super Cub C125
Honda Super Cub C125 memperlihatkan bagaimana desain klasik dapat berjalan bersama teknologi modern. Motor ini mempertahankan nuansa Super Cub sekaligus menawarkan pengalaman yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna masa kini.
Model tersebut cocok bagi pengendara yang menyukai tampilan retro tetapi tetap menginginkan kenyamanan dan fitur modern.
5. Suzuki TS125
Suzuki TS125 memiliki identitas kuat sebagai motor trail klasik. Kemampuan off-road menjadi salah satu alasan penggemar motor lawas tetap mencarinya.
Mesin 2-tak juga menghadirkan suara khas yang semakin memperkuat karakter motor ini di mata pecinta petualangan dan otomotif klasik.
6. Yamaha F1ZR
Yamaha F1ZR membawa karakter motor bebek sporty dari era 1990-an. Bobotnya yang ringan membuat motor ini menarik untuk berbagai kebutuhan modifikasi.
Generasi muda juga memanfaatkan F1ZR sebagai basis untuk menciptakan tampilan retro yang berbeda dari motor modern.
7. Honda GL Pro
Honda GL Pro memiliki reputasi sebagai motor sport dengan mesin kuat dan tahan lama. Karakter tersebut membuatnya tetap menarik bagi penggemar motor klasik.
Desainnya yang gagah juga mendukung penggunaan untuk perjalanan jarak jauh maupun touring dengan nuansa lawas.
8. Suzuki RGR 150
Suzuki RGR 150 menjadi salah satu motor 2-tak yang menonjol melalui performanya. Tampilan sporty berpadu dengan karakter mesin bertenaga sehingga menciptakan identitas yang kuat.
Kini, unit yang masih mempertahankan kondisi orisinal semakin menarik perhatian kolektor.
9. Honda Tiger
Honda Tiger memiliki tempat tersendiri bagi penggemar motor touring. Kenyamanan untuk perjalanan jarak jauh membuatnya populer, terutama bagi generasi yang mengenal motor ini pada era 2000-an.
Selain fungsi, Honda Tiger juga membawa nilai emosional sebagai salah satu motor impian pada masanya.
10. Kawasaki Ninja 150RR
Kawasaki Ninja 150RR menawarkan perpaduan desain agresif dan performa tinggi. Karakter tersebut membuatnya identik dengan nuansa motor balap.
Mesin 2-tak dan suara khasnya semakin memperkuat daya tarik model ini. Tidak heran jika Ninja 150RR tetap memiliki penggemar meski motor modern terus berkembang.
Mengapa Motor Lawas Masih Menarik pada 2026?
Popularitas motor legendaris menunjukkan bahwa perkembangan teknologi tidak selalu menghapus daya tarik produk lama. Setiap model memiliki karakter yang sulit digantikan oleh sekadar spesifikasi modern.
Nostalgia menjadi salah satu faktor penting. Motor tertentu mampu mengingatkan pemilik pada periode ketika model tersebut mencapai popularitas tinggi.
Karakter mesin juga memberikan pengalaman berbeda. Motor 2-tak, misalnya, memiliki respons mesin dan suara yang menjadi ciri khas tersendiri.
Tren gaya retro turut memperluas pasar motor lawas. Anak muda kini tidak hanya mencari kendaraan untuk mobilitas, tetapi juga model yang mampu mendukung identitas dan gaya personal.
Selain itu, kondisi unit ikut menentukan daya tarik di pasar kolektor. Motor dengan kondisi prima dan tingkat keaslian tinggi dapat memiliki nilai jual yang lebih menarik.
Motor Legendaris Menjadi Bagian dari Budaya Otomotif
Keberadaan motor legendaris pada 2026 menunjukkan bahwa usia kendaraan tidak selalu menentukan hilangnya popularitas. Sebaliknya, sejarah, desain, karakter mesin, serta pengalaman yang menyertainya dapat membuat sebuah model terus mendapat tempat.
Yamaha RX-King, Honda C70, Binter Merzy, hingga Kawasaki Ninja 150RR memiliki karakter masing-masing. Perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan yang membuat motor lawas tetap menarik bagi kolektor dan generasi baru.
Pada akhirnya, motor legendaris bukan hanya kendaraan dari masa lalu. Model-model tersebut menjadi bagian dari perjalanan budaya otomotif yang terus menemukan penggemar baru.
Baca Juga :8 Motor Bebek Jadul yang Masih Diburu Kolektor pada 2026









