Musim Liburan Tiba, KAI Daop 6 Kampanyekan Keselamatan dan Anti-Vandalisme
Marknews.id– Masa liburan sekolah yang berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 menjadi periode dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Seiring meningkatnya jumlah perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan di lingkungan perkeretaapian, khususnya dengan tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel.
Peningkatan frekuensi perjalanan kereta api selama musim liburan membuat kewaspadaan seluruh pihak menjadi semakin penting. Selain mengoperasikan perjalanan reguler, KAI Daop 6 Yogyakarta juga menambah sejumlah perjalanan kereta api guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang melakukan perjalanan selama liburan sekolah.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat secara luas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk turut mengawasi anak-anak agar tidak bermain di sekitar jalur rel kereta api. Jalur rel bukan tempat untuk bermain maupun beraktivitas karena sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan jiwa. Selain itu, kami juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi vandalisme seperti pelemparan kereta api, pencoretan fasilitas, maupun tindakan lain yang dapat membahayakan perjalanan kereta api dan merugikan banyak pihak,” ujar Feni.
Menurutnya, masa liburan sekolah sering kali dimanfaatkan anak-anak dan remaja untuk menghabiskan waktu di luar rumah. Karena itu, pengawasan dari keluarga menjadi faktor penting guna mencegah terjadinya risiko kecelakaan di area perlintasan maupun jalur rel kereta api.
Di sisi lain, KAI Daop 6 Yogyakarta telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan layanan transportasi kereta api tetap berjalan dengan aman dan lancar. Persiapan tersebut mencakup kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas pelayanan di stasiun, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan.
Sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan penumpang selama periode liburan sekolah, KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan sejumlah kereta api tambahan, yaitu:
- KA Batavia relasi Solo Balapan – Gambir (7005)
- KA Tambahan Yogyakarta – Gambir (7007C)
- KA Tambahan Yogyakarta – Gambir (7009C)
- KA Sancaka relasi Yogyakarta – Surabaya Gubeng (88B)
Penambahan perjalanan tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan transportasi yang lebih luas bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama musim liburan.
Dengan bertambahnya jumlah perjalanan kereta api, masyarakat juga diminta untuk semakin disiplin dalam mematuhi aturan keselamatan di lingkungan perkeretaapian. Aktivitas yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api, termasuk vandalisme dan tindakan berbahaya lainnya, dapat menimbulkan risiko besar bagi keselamatan penumpang maupun operasional kereta api.
KAI Daop 6 Yogyakarta turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan perjalanan kereta api. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau tindakan yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api di sekitar jalur rel, masyarakat diimbau segera melaporkannya kepada petugas terdekat.
Melalui kolaborasi antara operator kereta api, masyarakat, dan para orang tua, keselamatan perjalanan kereta api selama masa liburan sekolah diharapkan dapat terus terjaga sehingga seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar.









