Beranda Ekbis KAI Daop 6 Yogyakarta Siapkan Layanan Motis Nataru 2025/2026, Dorong Pemudik Kurangi Risiko di Jalan Raya
Ekbis

KAI Daop 6 Yogyakarta Siapkan Layanan Motis Nataru 2025/2026, Dorong Pemudik Kurangi Risiko di Jalan Raya

Marknews.id– Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta kembali mengambil peran strategis dalam upaya menekan potensi kecelakaan lalu lintas, terutama yang melibatkan pengendara sepeda motor. Melalui program Angkutan Motor Gratis (Motis) yang digagas Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, masyarakat dapat membawa sepeda motor mereka menggunakan kereta api tanpa dikenakan biaya.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa Motis bukan sekadar fasilitas tambahan bagi pemudik, tetapi bagian dari kebijakan pemerintah untuk menciptakan perjalanan akhir tahun yang lebih aman.
“Angkutan Motis adalah program pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk masyarakat beserta dengan motor yang diangkut menggunakan kereta api secara gratis. Tujuan diselenggarakannya program Motis adalah untuk meminimalisasi jumlah kendaraan roda dua dan menekan angka kecelakaan di jalan saat mudik masa liburan Nataru sehingga keselamatan kian meningkat,” jelasnya.

Pendaftaran Dibuka hingga 29 Desember

Program Motis untuk periode Nataru 2025/2026 sudah dapat diakses publik sejak 1 Desember dan berlangsung hingga 29 Desember 2025. Adapun jadwal pengangkutan motor dijalankan dua tahap, yaitu 23 sampai 30 Desember 2025 serta 2 hingga 5 Januari 2026.

Kemudahan proses pendaftaran menjadi salah satu keunggulan layanan ini. Masyarakat bisa mendaftar secara daring melalui situs nusantara.kemenhub.go.id atau langsung mendatangi posko yang ditunjuk oleh DJKA.

Posko Motis di Berbagai Kota, Daop 6 Layani di Dua Stasiun

Feni menyebutkan bahwa DJKA menempatkan posko Motis di sejumlah kota besar mulai dari Jakarta Gudang, Tangerang, Depok Baru, hingga Purwokerto dan Kutoarjo.
Untuk wilayah Yogyakarta, layanan hanya tersedia di Stasiun Lempuyangan dan Stasiun Purwosari di Solo.

“KAI sebagai operator perkeretaapian mendukung penuh program pemerintah melalui Angkutan Motis ini dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mudik beserta dengan motornya ke kampung halaman untuk menikmati libur akhir tahun,” terangnya.

Ia juga menekankan bahwa penggunaan kereta api untuk membawa motor dan penumpang sekaligus dapat membantu mengurai kepadatan jalan raya dan mengurangi risiko kecelakaan selama masa puncak perjalanan Nataru.

Syarat Pendaftaran yang Wajib Diperhatikan

Agar proses pendaftaran berjalan lancar, peserta diwajibkan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan, mulai dari dokumen, spesifikasi motor, hingga ketentuan keberangkatan. Beberapa syarat utama antara lain:

  • Peserta wajib mendaftar online atau melalui posko resmi.
  • Tidak sedang mengikuti program mudik gratis lain dari pihak manapun.
  • Peserta yang membatalkan keikutsertaan tidak dapat mengikuti program Motis di tahun berikutnya.
  • Wajib memiliki KTP, Kartu Keluarga, dan SIM C.
  • Motor maksimal berkapasitas 200 cc.
  • Satu motor dapat disertai pembelian dua tiket penumpang dan satu tiket infant sesuai ketentuan.
  • Peserta yang sudah mendaftar online wajib melakukan verifikasi ke posko sesuai jadwal.
  • Motor harus diserahkan H-1 keberangkatan, dengan kondisi BBM kosong dan tanpa helm maupun kaca spion.
  • Peserta dilarang memberikan tip kepada petugas.

Kapasitas Angkutan Capai 2.784 Motor

Pada angkutan Nataru kali ini, DJKA menyiapkan kapasitas hingga 232 unit motor per hari, sehingga total selama 12 hari pelaksanaan tersedia kuota 2.784 unit.
Sementara itu, kursi penumpang yang dialokasikan mencapai 530 tempat duduk per hari, dengan total 5.830 penumpang selama masa layanan.

Antusiasme masyarakat terhadap program Motis diprediksi tetap tinggi, mengingat kebutuhan pemudik untuk tetap menggunakan motor di daerah asal namun ingin menghindari perjalanan jauh yang penuh risiko.

Untuk informasi lebih lengkap, masyarakat dapat mengikuti kanal resmi DJKA melalui Instagram @motis_djka.

Sebelumnya

Pergerakan Penumpang di Bandara Adisutjipto Meningkat, Rute Halim Masih Mendominasi

Selanjutnya

Wakil Direktur Utama KAI Tinjau Kesiapan Lintas Selatan Jelang Angkutan Nataru 2025/2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mark News
advertisement
advertisement