Jumlah Investor Saham di Yogya Semakin Meningkat


MARKNEWS.ID, Yogyakarta – Para investor saham melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus meningkat. Hingga Oktober 2019 sudah ada sebanyak 46.534 investor saham. Jumlah ini meningkat dari 2018 yang mencatat sebanyak 38.815 investor.

Kepala Bursa Efek Indonesia Perwakilan Yogyakarta Irfan Noor Riza mengatakan, BEI Kantor Perwakilan Yogyakarta per bulan Oktober 2019 mencatat sebanyak 46.534 investor di DIY  meningkat dari 38.815 investor pada tahun 2018 (YoY).


“Program sosialisasi dan edukasi secara masif dan berkesinambungan kami lakukan bersama pihak- pihak terkait salah satunya dengan anggota bursa yang ada di DIY serta galeri-galeri Investasi BEI,” kata Irfan, Senin, 2 Desember 2019.

Program edukasi dalam bentuk Sekolah Pasar Modal menjadi primadona yang disukai masyarakat. Juga menjadi andalan dalam menumbuhkembangkan investor di DIY.

Irfan mengungkapkan terdapat 36 Galeri Investasi BEI yang telah berdiri di kampus-kampus perguruan tinggi di DIY. Galeri ini  juga secara bekerjasama menyelenggarakan program Sekolah Pasar Modal.


“Kami juga mengajak perwakilan-perwakilan Galeri Investasi BEI di DIY ke kantor kami untuk Nonton Bareng acara Penghargaan Galeri Investasi BEI (Galeri Investasi BEI Award) 2019 yang diselenggarakan di Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta melalui Live Indonesia Stock Exchange Youtube Channel,” kata dia.

Ini, kata dia sebagai salah satu apresiasi kepada Galeri-Galeri Investasi BEI mitra di DIY.


Penghargaan Galeri Investasi BEI 2019
Penghargaan Galeri Investasi BEI (Galeri Investasi BEI Award) 2019 diselenggarakan kembali. Tahun ini merupakan tahun kesembilan pelaksanaan program tersebut. Penghargaan diberikan oleh BEI sebagai wujud apresiasi kepada Galeri Investasi BEI beserta Anggota Bursa Mitra Galeri Investasi BEI di seluruh Indonesia yang telah berjasa dalam memperluas informasi dan pelaksanaan edukasi pasar modal kepada masyarakat.


Sampai dengan saat ini, terdapat 450 Galeri Investasi BEI aktif yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Penghargaan Galeri Investasi BEI 2019 diberikan kepada masing-masing tiga pemenang dalam empat kategori penghargaan.

Secara nasional pertumbuhan jumlah investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencatatkan rekor baru di 2919. Yaitu sebesar 237.747 single investor identification (SID) per 28 November 2019. Jumlah tersebut melampaui rekor pencapaian jumlah investor baru di 2018 yang tercatat sebesar 223.749 SID.


Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengatakan, pertumbuhan SID saham di 2019 selain merupakan hasil dari program literasi, edukasi, dan inklusi yang dilakukan selama ini, juga disumbang oleh kegiatan Kompetisi 10 Days Challenge yang secara signifikan meningkatkan inklusi keuangan.


“Jika rata-rata pertumbuhan SID Saham dapat dipertahankan di atas angka 1.000 SID per hari, maka sampai dengan akhir tahun jumlah investor saham baru di 2019 untuk pertama kalinya dapat melampaui angka 250.000 SID,” kata Hasan, melalui siaran pers BEI.


Per 28 November 2019 jumlah investor saham di BEI telah mencapai 1.089.987 SID atau meningkat 27,8 persen dibandingkan jumlah investor di 2018 sebesar 852.240 SID. Pesatnya pertumbuhan jumlah investor saham ini terjadi setelah BEI meluncurkan kampanye Yuk Nabung Saham sejak tahun 2015. Tujuannya mengajak masyarakat sebagai calon investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham secara rutin dan berkala.


BEI menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam capaian ini, yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan The Indonesia Capital Market Institute (TICMI).

Seluruh prestasi ini juga tercapai atas dukungan dari Anggota Bursa, Manajer Investasi, perguruan tinggi mitra galeri investasi, para dosen dan Kelompok Studi Pasar Modal, pengelola Galeri Investasi, komunitas investor, motivator investasi pasar modal, media massa dan pers, serta Perusahaan Tercatat yang telah mendorong karyawannya menjadi investor saham dan mengenal pasar modal lewat pelaksanaan Sekolah Pasar Modal.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar