Ternyata Biaya Riil Ongkos Naik Haji 2019 RP 72 juta

Ternyata Biaya Riil Ongkos Naik Haji 2019 RP 72 juta

MARKNEWS.ID, Yogyakarta – Para jamaah calon haji 2019 dibebani biaya sebesar Rp 35 juta. Ternyata uang itu bukan nilai riil biaya haji. Biaya riil naik haji per orang adalah Rp 72 juta.

Lalu, dari mana dana untuk menutup biaya riil per orang itu. Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu menyatakan, seharusnya biaya riil ongkos naik haji diturunkan dan biaya yang dipungut dari jamaah calon haji dinaikkan. Sehingga akan ketemu angka yang ideal.

“Biaya riil jamaah dari masing-masing daerah berbeda. Seperti Aceh Rp 60 juta, Yogya Rp 70 juta, Makassar Rp 72 juta,” kata Anggito di kantor Dewan Perwakilan Daerah cabang Daerah Istimewa Yogyakarta,  Senin malam, 20 Mei 2019.

Ia menjelaskan skema biaya riil ongkos naik haji 2019 di setoran awal Rp 25 juta. Uang itu mengendap selama masa tunggu (waiting list) jika dibuat rata-rata selama 10 tahun maka calon haji mendapat dana manfaat yang dikelola BPKH sebesar Rp 10 juta. Lalu calon haji melunasi sebelum berangkat sebesar Rp 10 juta.

Jumlahnya menjadi Rp 45 juta. Sehingga harus ada tabarru’ atau subsidi untuk menjadi biaya riil Rp 72 juta yaitu sebesar Rp 27 juta.

“Subsidi diambilkan dari dana jamaah tunggu. Ada yang bilang tabarru’, membantu. Tapi bahasa umumnya subsidi. Subsidi dari jamaah tunggu kepada jamaah berangkat,” kata Anggito.

Subsidi seperti ini sudah lama dilakukan. Namun subsidi tidak sebesar sekarang. Pada empat tahun terakhir ini terus naik. Juga karena BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji) tidak dinaikkan.

“Seharusnya biaya haji dinaikkan dan biaya riil diturunkan. Karena tidak dinaikkan maka gapnya melebar,” kata Anggito.

Dulu, kata dia, subsidi tidak sebesar itu. Paling tinggi hanya Rp 11 juta atau Rp 12 juta saja. Seharusnya semakin lama semakin menyempit subsidinya.

“Sehingga seharusnya jamaah itu sesuai dengan istitho’ahnya (kemampuannya) membayar dengan biaya penuh,” kata dia.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Yogyakarta Cholid Mahmud menyatakan, menyambut baik adanya penjelasan oleh kepala BPKH soal biaya riil naik haji ini. Ia mengumpulkan 24 kelompok jamaah haji di Yogyakarta untuk mendengarkan penjelasan seperti ini.

“Masyarakat terutama jamaah calon haji juga harus tahu biaya yang sesungguhnya jika akan naik haji,” kaya Cholid yang kembali terpilih menjadi legislator pada pemilu 17 April 2019 yang lalu itu.

MUH SYAIFULLAH

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar