Polisi Tangkap Tiga Pengedar Yarindo


MARKNEWS.ID,  Kulon Progo – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kulonprogo menangkap  jaringan pengedar obat-obat terlarang di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Tiga tersangka diciduk dengan barang bukti 635 butir pil yarindo.


Tiga tersangka yang ditangkap  adalah As (23) Fas (23) dan Mka (21) semua warga Kebumen, Jawa Tengah. Mereka ditangkap pada 9 Februari lalu ketika hendak mengantar obat terlarang itu kepada salah satu pembeli. Namun sebelum terjadi transaksi polisi narkotika menangkap mereka di sekitar simpang empat Tambak, Triharjo, Wates, Kulon Progo.


“Awalnya kami menangkap As di Tambak. Dari pengakuan lalu kami  tangkap dua pelaku lain di Kebumen,” kata Kasat Resnarkoba Polres Kulonprogo, AKP Munarso, Selasa, 19 Februari 2019.


Dari ketiga pelaku, polisi mengamankan barang bukti pil Yarindo warna putih yang dikemas dalam toples plastik. Polisi juga menyita telepon seluler yang dipakai untuk transaksi penjualan.  


“As ini perannya hanya sebagai kurir. Dia akan mengantar barang atas perintas Fas yang melakukan transaksi penjualan secara online. Sedangkan Mka bertugas sebagai pengadaan obat yang membeli dari temannya yang ada di Yogyakarta,” ia menjelaskan.


Modus jual beli obat terlarang ini dilakukan dengan menggunakan teknologi. Mereka hanya menjual kepada orang yang dikenal lewat jaringan telepon seluler. Begitu ada pesanan mereka akan bertemu untuk melakukan transaksi jual beli.


“Jadi seperti COD (cash on delivery), bertemu bayaran lalu barang diberikan,” kata dia.


Ketiga pelaku  dijerat dengan Pasal 197 dan Pasal 196 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

As, salah satu tersangka mengaku baru pertama kali ikut memasarkan obat-obatan. Dia sama sekali tidak mengambil keuntungan atas barang yang dikirimkan. Namun hanya diberikan uang transport saja.


“Tugas saya hanya mengantar sesuai perintah teman saya ini,” ia mengaku.

MS

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Harus diisi *

0 komentar